Sumbawanews.com,- Presiden Argentina Javier Milei memutuskan tidak hadir langsung di final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di New Jersey Stadium, meski laga tersebut menjadi momen sejarah bagi timnasnya. Keputusan itu diambil karena kepercayaannya pada takhayul—ia yakin kehadirannya di stadion akan membawa sial bagi timnas Argentina.
Milei mengaku akan menonton pertandingan dari Olivos, wilayah di timur Buenos Aires, tempat ia tinggal. Ia menjelaskan bahwa keyakinannya berasal dari pengalaman pribadi: saat pertandingan Argentina melawan Swiss, ia melepas jaket bertuliskan nama perusahaan minyak yang selalu ia kenakan saat pertandingan penting. Saat jaket itu dilepas, Argentina kebobolan. Ia langsung memakainya kembali dan tidak pernah melepaskannya sejak itu.
Meski sejumlah pemimpin dunia seperti Raja Spanyol Felipe VI dan Perdana Menteri Pedro Sanchez akan hadir di stadion, Milei tetap teguh pada ritual pribadinya. Keyakinan serupa juga dianut sebagian besar tim Argentina—mulai dari pelatih Lionel Scaloni yang selalu masuk lapangan dengan kaki kanan terlebih dahulu, hingga Lionel Messi, Rodrigo De Paul, dan Presiden AFA Claudio Tapia yang rutin berfoto bersama sebelum laga besar sejak meraih Copa America 2021.
Ritual-ritual ini menjadi bagian dari budaya tim yang terus dipertahankan hingga meraih gelar juara di Piala Dunia 2022, dan kini kembali menjadi sorotan menjelang final 2026. Bagi Milei, kepercayaan takhayul bukan sekadar kebiasaan—tapi prinsip yang ia anggap tak bisa diabaikan, bahkan di tengah puncak pesta sepak bola terbesar di dunia.















