Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia kembali gagal melangkah ke semifinal Piala AFF setelah bermain imbang 1-1 melawan Singapura di Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura, pada Jumat (7/8) malam. Hasil itu membuat Garuda hanya mengumpulkan tujuh poin dari empat laga, kalah dari Vietnam yang memimpin grup dengan 10 poin dan Singapura yang finis di posisi kedua dengan delapan poin. Ini adalah kegagalan beruntun kedua bagi Indonesia setelah sebelumnya juga tersingkir di babak grup pada Piala AFF 2024. Secara historis, ini menjadi kali keenam Indonesia gagal lolos dari fase grup sejak turnamen ini dimulai pada 1996, menyamai catatan buruk di edisi 2006, 2012, 2014, 2018, dan 2024.
Kegagalan ini mengulang pola yang pernah terjadi pada 2012 dan 2014, ketika sepak bola Indonesia dilanda dualisme kepengurusan. Namun, kali ini situasi politik sepak bola relatif stabil, bahkan skuad diperkuat sejumlah pemain naturalisasi. Meski demikian, keberadaan pemain naturalisasi tidak mampu mengubah takdir tim, terutama karena sejumlah pemain berbasis Eropa tidak dilepaskan klubnya—karena Piala AFF tidak termasuk dalam kalender resmi FIFA. Tanpa kekuatan penuh, Indonesia kembali harus puas menjadi penonton di tahap selanjutnya, memperpanjang daftar kegagalan yang terus menghantui perjalanan sepak bola nasional di ajang regional.















