Sumbawanews.com,- Dallas – Laga 16 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Spanyol akan berlangsung di Dallas Stadium, Selasa (7/7/2026), dengan duel di lini tengah menjadi fokus utama. Pedri, gelandang Spanyol, bertekad menguasai permainan tengah melawan Vitinha dari Portugal, menyadari betapa krusialnya penguasaan area itu untuk membawa La Furia Roja melangkah lebih jauh.
Pedri mengakui Vitinha sebagai salah satu gelandang terbaik dunia, terutama karena kemampuannya menutup ruang dan mengcover seluruh zona tengah. Namun, ia tak gentar menghadapi tantangan itu. Dalam wawancara dengan AS, Pedri menegaskan komitmennya untuk berlari, bekerja keras, dan bergerak demi tim—prinsip yang diwariskan ayahnya dan selalu ia pegang teguh. “Saya suka merebut bola kembali. Bahkan jika gagal, hanya dengan berusaha saja sudah membantu tim,” ujarnya.
Spanyol melaju ke babak 16 besar setelah menang meyakinkan 3-0 atas Austria, sementara Portugal lolos setelah menang 2-1 atas Kroasia dalam pertandingan yang penuh perjuangan. Kedua tim dikenal memiliki lini tengah berkualitas tinggi, dengan Pedri sebagai otak permainan Spanyol dan Vitinha menjadi tulang punggung Portugal. Pertemuan keduanya diprediksi akan menentukan arah jalannya laga.
Pedri menekankan bahwa semangat kebersamaan di tim nasional Spanyol menjadi kekuatan utama. “Kami berlari untuk satu sama lain, bukan untuk diri sendiri,” katanya. Dengan tekad itu, ia siap memimpin upaya Spanyol untuk menguasai lini tengah dan membawa timnya meraih kemenangan di panggung terbesar sepak bola dunia.















