Home Berita Nasional **Polisi Buka Posko Pengaduan Penipuan WO Pernikahan di Bekasi**

**Polisi Buka Posko Pengaduan Penipuan WO Pernikahan di Bekasi**

Sumbawanews.com,- Polres Metro Jakarta Timur membuka posko pengaduan khusus bagi korban dugaan penipuan oleh wedding organizer (WO) Marwah Catering Service, yang diduga menghilang setelah menerima pembayaran penuh dari puluhan calon pengantin di Bekasi, Jawa Barat. Langkah ini diambil untuk mempercepat pendataan kerugian dan memudahkan proses penyidikan, mengingat jumlah korban diperkirakan masih bertambah.

Kasubbid Penmas Humas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, mengatakan posko ini sengaja dibuka untuk memberikan akses langsung kepada para korban yang merasa tertipu. “Silakan melapor. Kami akan layani dengan maksimal,” ujarnya kepada awak media, Selasa (26/5).

Kasus ini mencuat setelah pasangan Aldi (32) dan Feny (32) viral di media sosial karena resepsi pernikahan mereka gagal total pada Sabtu (23/5) di Gedung Islamic Center, Kota Bekasi. Mereka telah membayar Rp85,5 juta untuk paket lengkap—mulai dari dekorasi, katering, hiburan, hingga jasa fotografer dan videografer—namun pada hari H, tak seorang pun vendor yang dijanjikan muncul. Akad nikah pun berlangsung secara sederhana, tanpa resepsi, tanpa hiasan, tanpa makanan.

Korban langsung melapor ke polisi pada Minggu malam (24/5), membawa bukti-bukti kuat: transaksi digital, percakapan WhatsApp dengan pihak WO, hingga surat pernyataan yang sebelumnya diberikan sebagai jaminan. Kini, penyidik tengah memburu keberadaan pemilik WO, yang dikabarkan telah mengosongkan kantor dan menghilang dari kediamannya.

Selain itu, enam saksi telah diperiksa, termasuk pihak pengelola gedung yang menyewakan ruang untuk acara. Petugas kini menelusuri apakah ada komunikasi atau kesepakatan sebelumnya antara WO dan pengelola gedung, yang bisa menjadi petunjuk apakah penipuan ini terencana atau hanya kelalaian sistemik.

Kepolisian juga memperkirakan korban lainnya masih banyak. Banyak calon pengantin yang baru menyadari kejadian serupa terjadi pada hari yang sama atau beberapa hari sebelumnya, setelah melihat berita viral tersebut. Beberapa di antaranya mengaku membayar uang muka hingga 50 persen dari total biaya, dengan harapan acara akan berjalan lancar—hingga tiba-tiba semua hilang tanpa jejak.

Dengan dibukanya posko ini, polisi berharap tidak hanya memperkuat bukti hukum, tetapi juga memberi rasa keadilan bagi para korban yang mengalami luka emosional dan finansial di hari paling berarti dalam hidup mereka. Pihak berwajib menegaskan, kasus ini sedang ditangani dengan serius, dan upaya penangkapan pelaku terus digencarkan.

Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada saat memilih jasa WO. Verifikasi legalitas, cek referensi, dan pastikan semua kesepakatan tertulis dan disertai tanda tangan resmi menjadi kunci utama menghindari jebakan serupa.

Previous articleDiaspora Indonesia Meriahkan Kedatangan Presiden Prabowo di Paris
Next articleEmpat Gempa Guncang Indonesia dalam Sehari
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik