Sumbawa Barat sumbawanews.com — Di tengah derasnya arus modernisasi dan semakin berkurangnya minat generasi muda terhadap dunia pertanian, sekelompok pemuda di Desa Maluk justru memilih jalan berbeda. Saat banyak anak muda meninggalkan sawah dan ladang, mereka tetap bertahan belajar bertani, merawat tanah, dan mengolah kompos sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan bumi.
Fenomena menurunnya jumlah petani muda menjadi persoalan serius di berbagai daerah. Tidak hanya itu, kondisi tanah yang semakin kehilangan kesuburan akibat penggunaan bahan kimia berlebihan juga menjadi ancaman nyata bagi keberlangsungan pertanian di masa depan. Di tengah kondisi tersebut, hadirnya gerakan seperti Maluk EcoPiles menjadi secercah harapan baru.
Melalui pengolahan kompos organik, para pemuda ini mencoba membangun kesadaran bahwa pertanian bukan pekerjaan kuno yang harus ditinggalkan, melainkan sektor penting yang menentukan keberlangsungan hidup manusia. Mereka percaya bahwa menjaga tanah berarti menjaga kehidupan generasi berikutnya.
“Kompos bukan hanya soal pupuk, tetapi tentang bagaimana kita mengembalikan kehidupan tanah dan memberi harapan baru bagi bumi,” ungkap salah satu pegiat Maluk EcoPiles.
Gerakan ini juga menjadi bentuk perlawanan terhadap stigma bahwa bertani tidak menjanjikan masa depan. Dengan pendekatan pertanian berkelanjutan, mereka ingin menunjukkan bahwa anak muda tetap bisa berkarya, peduli lingkungan, dan menciptakan perubahan positif dari desa.
Selain membantu mengurangi limbah organik rumah tangga, pengolahan kompos juga dinilai mampu memperbaiki struktur tanah serta mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia. Praktik pertanian organik sendiri terus didorong di berbagai daerah sebagai solusi menjaga kesuburan lahan dan keberlanjutan pangan.
Semangat para petani muda Desa Maluk ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda lainnya untuk kembali mencintai pertanian dan lingkungan. Karena di tangan anak-anak muda yang peduli, tanah bukan sekadar tempat berpijak, tetapi warisan yang harus dijaga bersama.
Sumber : https://www.instagram.com/p/DYreFBAE1TD/?igsh=Z2hodHd3ejVjenBv















