Sumbawanews.com,- Persija Jakarta meraih kemenangan 1-0 atas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu malam, 5 September 2026, dalam laga pembuka Super League 2026/2027. Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Alexander Jeremejeff pada menit ke-45+1 lewat sundulan setelah umpan silang Kerim Memija. Kemenangan ini sekaligus menjadi debut resmi Shin Tae-yong sebagai pelatih Persija.
Meski membawa pulang tiga poin dan clean sheet, Shin Tae-yong justru memberikan penilaian jujur dan tak terduga usai laga. Ia mengakui bahwa Borneo FC tampil lebih baik, lebih keras, dan lebih dominan sepanjang 90 menit. “Jujur saja, hari ini kami baru menunjukkan sekitar 50 persen dari performa sebenarnya,” ujar Shin dalam konferensi pers. Menurutnya, kemenangan Persija murni karena efektivitas memanfaatkan satu-satunya peluang emas yang muncul.
Laga berjalan terbuka sejak awal. Persija mengandalkan penguasaan bola dan kombinasi permainan, sementara Borneo FC lebih agresif dengan serangan cepat. Peluang pertama datang dari Persija pada menit ke-14, saat Witan Sulaeman gagal mengonversi umpan dari Jeremejeff. Ilham Rio Fahmi kemudian mencoba tembakan dari luar kotak penalti, tetapi masih bisa diamankan Kadu Manuel.
Borneo FC justru semakin mengancam. Moussa Diarra menjadi ancaman utama, dengan dua peluang berbahaya pada menit ke-20 dan 25. Tendangan melengkungnya di menit ke-20 berhasil ditepis Nadeo Argawinata, sementara tembakan berikutnya melebar. Tekanan terus berlanjut, dan pertahanan Persija harus bekerja ekstra keras, dengan Nadeo menjadi penjaga gawang andalan yang menyelamatkan tim dari kekalahan.
Di penghujung babak pertama, Persija beruntung. Umpan silang Kerim Memija dari sisi kanan disambut sempurna oleh Jeremejeff dengan sundulan akurat yang tak bisa dijangkau Kadu Manuel. Gol itu menjadi penentu skor.
Babak kedua dikuasai Borneo FC. Juan Villa menjadi ujung tombak serangan tuan rumah, termasuk lewat tendangan bebas yang mengancam gawang Nadeo. Persija lebih banyak bertahan, meski tetap mencari peluang. Namun, ketatnya pertahanan dan fokus para pemain membuat skor tetap 1-0 hingga peluit akhir.
Shin memuji mental para pemainnya yang tak kehilangan konsentrasi meski ditekan habis-habisan. “Pemain sangat kesulitan, tetapi mereka tidak kehilangan fokus hingga akhir. Saya sungguh ingin memuji kerja keras mereka,” tegasnya. Kemenangan ini bukan karena dominasi, tapi karena ketajaman di momen krusial — sebuah pelajaran awal yang berharga bagi Persija di bawah asuhan Shin Tae-yong.















