Sumbawanews.com,- Persija Jakarta diprediksi akan menerapkan formasi 3-4-3 yang menjadi ciri khas pelatih Shin Tae-yong, menyusul kedatangan 10 pemain baru dan komposisi skuad yang mendukung taktik tersebut. Sistem ini, yang konsisten digunakan Shin saat menangani Timnas Indonesia sejak Piala Asia 2024, akan diadaptasi dalam persiapan menghadapi Piala Presiden 2026. Formasi ini berubah menjadi 3-2-5 saat menyerang dan 5-4-1 saat bertahan, dengan dua wingback menjadi kunci transisi permainan.
Di lini belakang, trio Jordi Amat, Radovan Pankov, dan Rizky Ridho diyakini mampu menjalankan peran sebagai tiga bek sejajar dengan karakter saling melengkapi—Amat sebagai pengatur serangan dari belakang, Pankov sebagai penjaga udara, dan Ridho yang lincah dalam membaca permainan. Di sisi sayap, Pratama Arhan dan Kerim Memija dipilih sebagai wingback karena kemampuan mereka dalam mendukung serangan sekaligus menjaga disiplin defensif.
Lini tengah menjadi kekuatan utama dengan kehadiran Kwon Chang-hoon, yang pernah berkolaborasi dengan Shin di Timnas Korea Selatan, bersama Stjepan Loncar sebagai otak permainan. Kyohei Yoshino dan Rayhan Hannan siap menjadi opsi rotasi. Di depan, Witan Sulaeman dan Victor Dethan diharapkan menjadi ujung tombak sayap, sementara Gustavo Almeida ditugaskan sebagai striker utama yang menjalankan peran tekanan tinggi, mirip seperti yang dilakukan Rafael Struick di tim nasional.
Sistem permainan Shin Tae-yong menekankan kerja sama tim, disiplin taktis, dan transisi cepat antara bertahan dan menyerang—kondisi yang secara struktural selaras dengan pemain-pemain Persija saat ini. Dengan semua elemen taktis dan personal siap, Macan Kemayoran siap menjalani fase grup Piala Presiden 2026 dengan identitas permainan yang jelas dan konsisten.















