Sumbawanews.com,- Fase semifinal Piala Presiden 2026 resmi diumumkan, dengan dua laga panas siap memicu gegap gempita sepak bola Indonesia pada Selasa, 4 Agustus 2026. Persib Bandung akan bertemu rival abadinya Persija Jakarta, sementara Persebaya Surabaya menghadapi sesama wakil Jawa Timur, Arema FC, dalam pertandingan yang menentukan siapa yang berhak melangkah ke final.
Keempat tim lolos setelah menyelesaikan fase grup dengan performa impresif. Persib dan Persebaya tampil sebagai juara grup masing-masing dengan raihan sempurna sembilan poin dari tiga laga, tanpa kekalahan. Persib menang atas Arema FC (1-0), DPMM FC (1-0), dan Tampines Rovers (1-0), sementara Persebaya mengalahkan Persija (1-0), Port FC (2-1), dan PSMS Medan (1-0). Di sisi lain, Arema FC dan Persija Jakarta melaju sebagai runner-up grup, dengan Arema mengoleksi enam poin dan Persija empat poin setelah menang atas PSMS Medan (4-1), bermain imbang melawan Port FC (2-2), dan kalah dari Persebaya (0-1).
Seluruh laga semifinal akan digelar serentak pada hari Selasa, 4 Agustus 2026. Pemenang dari masing-masing laga akan bertemu di final pada Kamis, 6 Agustus 2026, sementara tim yang kalah di semifinal akan saling beradu dalam pertandingan perebutan tempat ketiga pada hari yang sama.
Hasil lengkap fase grup menunjukkan dominasi Persib dan Persebaya di lini depan. Persib mencetak tiga gol tanpa kebobolan, sementara Persebaya mencetak empat gol dan hanya kebobolan satu kali. Arema FC mencatat empat gol dan dua kebobolan, sementara Persija mencetak enam gol dengan empat kebobolan, termasuk kemenangan 4-1 atas PSMS Medan yang menjadi hasil terbesar di Grup B.
Duel Persib vs Persija menjadi sorotan utama, mengingat rivalitas historis kedua klub yang telah menjadi bagian dari budaya sepak bola nasional selama puluhan tahun. Sementara itu, laga Persebaya vs Arema menjadi pertemuan klasik antar tim besar dari Jawa Timur, yang selalu memicu antusiasme tinggi dari suporter.
Final Piala Presiden 2026 akan menentukan juara baru setelah turnamen ini mempertemukan empat tim terbaik dari fase grup, dengan semua laga berlangsung di venue yang sama dan tanpa sistem leg.















