Home Berita Olah Raga Paredes Pertimbangkan Pensiun Usai Skorsing 10 Laga, Messi Juga Jadi Faktor

Paredes Pertimbangkan Pensiun Usai Skorsing 10 Laga, Messi Juga Jadi Faktor

Sumbawanews.com,- Leandro Paredes, gelandang Timnas Argentina, mempertimbangkan pensiun dari tim nasional setelah menerima sanksi skorsing 10 pertandingan dari FIFA, menyusul insiden kekerasan terhadap pemain Spanyol Eric Garcia dan Gavi di Piala Dunia 2026. Dengan usia 32 tahun dan masa depan tim yang berubah pasca-pensiun Lionel Messi, Paredes merasa sulit untuk kembali membela Albiceleste. Ia mengaku belum membahas keputusan ini secara resmi dengan pelatih, tetapi mengakui bahwa skorsing panjang dan perubahan dinamika tim membuat kelanjutan karier internasionalnya terasa tak lagi realistis. Paredes akan kembali memenuhi syarat bermain pada November 2027—jika masih dipilih—namun ia kini lebih terbuka untuk memberi ruang pada generasi muda.

Insiden yang terjadi di laga perempat final melawan Spanyol itu membuat Paredes menjadi pemain Argentina dengan sanksi paling berat dalam sejarah turnamen Piala Dunia. Ia dikenai hukuman setelah terbukti mencekik Garcia dan membanting Gavi dalam kejadian yang terekam kamera dan menjadi sorotan global. Hukuman itu tidak hanya menghapuskan kesempatannya bermain di dua jeda internasional berikutnya, tetapi juga menutup kemungkinannya untuk tampil di kualifikasi Piala Dunia 2030 jika ia tetap bertahan.

Dalam wawancara dengan BBC Sport, Paredes menyebut bahwa keputusan Messi untuk gantung sepatu dari tim nasional turut memengaruhi pandangannya. “Sangat sulit bagi semua pemain untuk bisa seperti dulu lagi,” ujarnya. Ia mengakui bahwa kehadiran Messi selama ini menjadi tiang penyangga moral dan semangat tim, dan tanpanya, beban tanggung jawab bagi para senior menjadi jauh lebih berat.

Meski Argentina masih berencana mengajukan banding atas keputusan FIFA, Paredes tampaknya telah mempersiapkan diri untuk langkah terakhir dalam karier internasionalnya. Ia tidak menutup pintu sepenuhnya, tetapi kejelasan yang ia sampaikan—bahwa ia “sulit untuk lanjut”—menandai akhir dari sebuah era bagi salah satu pemain paling konsisten di lini tengah Argentina selama dekade terakhir.

Previous articlePersebaya Siap Gebrak Super League dengan Paham Taktik Tavares
Next articleNico Paz Ditetapkan sebagai Penerus Nomor 10 Argentina Pasca-Messi