Home Berita Olah Raga Ochoa Gantung Sarung Tangan, Tutup Karier Legendaris Setelah 6 Piala Dunia

Ochoa Gantung Sarung Tangan, Tutup Karier Legendaris Setelah 6 Piala Dunia

Sumbawanews.com,- Kiper legendaris Meksiko, Guillermo Ochoa, resmi mengakhiri karier profesionalnya pada Selasa, 21 Juli 2026, setelah 22 tahun berkarya di lapangan. Pemain yang akrab disapa Memo Ochoa mengumumkan keputusan pensiunnya melalui media sosial, menutup babak kehidupan olahraganya dengan menjadi satu dari sedikit pemain di dunia yang tampil di enam edisi Piala Dunia—setara dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Ochoa, yang debut profesional bersama Club América pada 2004, memperkuat tim nasional Meksiko sejak Piala Dunia 2006 dan menjadi kiper utama pada tiga turnamen besar: Brasil 2014, Rusia 2018, dan Qatar 2022. Di Piala Dunia 2026, ia tampil hanya selama 13 menit terakhir laga fase grup melawan Republik Ceko di Estadio Azteca, menjadi momen perpisahan emosional yang ia rayakan dengan mencium tiang gawang dan berjalan mengelilingi lingkaran tengah lapangan sebelum akhirnya berpamitan dengan rekan-rekannya.

Selain di tim nasional, Ochoa meraih gelar Liga Meksiko bersama Club América pada Clausura 2005 dan Piala Belgia bersama Standard Liège. Ia juga menjadi kiper Meksiko pertama yang berkarier di Eropa, membela klub-klub seperti Ajaccio, Málaga, Granada, Salernitana, AVS Futebol, hingga AEL Limassol. Di level internasional, ia menyumbang enam gelar Piala Emas CONCACAF dan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, dengan lebih dari 150 caps untuk El Tri.

Dalam pernyataan resminya, Ochoa menegaskan, “Saya telah memberikan segalanya. Saya meninggalkan semua yang saya miliki di lapangan bersama klub maupun tim nasional, dan hari ini saya menggantung sarung tangan.” Ia menambahkan, “Saya membawa pulang kasih sayang jutaan orang serta ketenangan karena tahu saya telah memberikan segalanya untuk Meksiko.”

Dengan pensiunnya Ochoa, dunia sepak bola kehilangan salah satu penjaga gawang paling ikonik dalam sejarah sepak bola Amerika Latin—seorang kiper yang tak hanya menghalau bola, tapi juga menjadi simbol ketahanan, kesetiaan, dan kebanggaan nasional.

Previous articlePersija Jakarta Resmi Rekrut Nadeo Argawinata dengan Kontrak Lima Tahun Lewat Tukar Tambah
Next articleTimnas Indonesia Tunjukkan Identitas Permainan Usai Kalahkan Bali United