Home Berita Olah Raga Neymar Kembali ke Panggung Dunia, Ancelotti: Dia Masih Punya Sihir

Neymar Kembali ke Panggung Dunia, Ancelotti: Dia Masih Punya Sihir

Sumbawanews.com,- Timnas Brasil menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 3-0 atas Skotlandia di Stadion Miami, Kamis, 25 Juni 2026. Tapi di balik gol-gol brilian Vinicius Jr. dan Rodrygo, momen paling menggetarkan justru datang dari pemain yang tak mencetak angka: Neymar.

Setelah absen selama 981 hari karena cedera panjang, sang bintang berusia 34 tahun akhirnya kembali mengenakan seragam hijau-keemasan Selecao. Ia masuk menggantikan Matheus Cunha pada menit ke-76, dan langsung disambut gemuruh ribuan suporter yang memadati stadion—sebagian besar memegang spanduk bertuliskan “Bem-vindo, Rei” dan “Neymar, kami rindu kamu”.

Meski hanya bermain 14 menit, Neymar menunjukkan bahwa sihirnya belum punah. Ia mengambil peran false nine, mengatur tempo serangan, dan memberikan umpan terobosan yang nyaris membuahkan gol kedua Brasil. Dua tendangan bebasnya pun jadi ancaman nyata bagi pertahanan Skotlandia, meski belum berbuah gol. Ia tetap menjadi magnet perhatian di lapangan—tak hanya karena nama besar, tapi karena kecerdasan dan sentuhan halus yang tak bisa ditiru.

Pelatih Carlo Ancelotti, yang baru saja mengambil alih timnas Brasil menjelang turnamen ini, tak menyembunyikan kegembiraannya. “Saya senang melihatnya kembali. Keterampilannya tidak hanya teknis, tapi juga mental. Dia tahu kapan harus bergerak, kapan harus menunggu, dan kapan harus membuat lawan salah langkah. Itu tidak bisa diajarkan,” ujar Ancelotti usai laga.

Ancelotti juga menegaskan bahwa kondisi fisik Neymar jauh lebih baik dari yang diperkirakan. “Dia menjalani latihan harian tanpa keluhan. Bahkan, ia lebih siap daripada yang kita prediksi sebelum turnamen. Ini bukan sekadar kembalinya pemain, tapi kembalinya kekuatan.”

Kembalinya Neymar memberi Brasil opsi strategis yang lebih kompleks di lini depan menjelang babak 32 besar. Dengan Vinicius Jr. yang lincah, Rodrygo yang penuh kejutan, dan sekarang Neymar yang mampu menghubungkan segalanya, tim asuhan Ancelotti tampak semakin menakutkan.

Brasil, yang finis pertama di Grup C dengan enam poin sempurna, akan menghadapi tim peringkat ketiga terbaik dari grup lain. Potensi lawan kuat seperti Spanyol, Prancis, atau Argentina menanti. Tapi dengan Neymar kembali, harapan untuk menjuarai Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2002 kini bukan lagi sekadar mimpi—melainkan rencana yang sedang dijalankan.

Previous articleTimnas Indonesia Tak Akan Lawan Argentina Lagi, Erick Thohir Pilih Tim Lain
Next articleJerman vs Ekuador Bakal Bertemu di Piala Dunia 2026, Siaran Langsung Dijadwalkan