Sumbawanews.com,- Mulai 20 Juli 2026, seluruh gedung pengadilan di negara bagian New York melarang penggunaan kacamata pintar yang dilengkapi kamera dan mikrofon. Larangan ini berlaku menyeluruh di 1.240 pengadilan tingkat negara bagian, wilayah, kota, kota kecil, hingga desa, termasuk di ruang sidang, kantor, dan lorong dalam Fasilitas Sistem Peradilan Terpadu. Tujuannya mencegah perekaman diam-diam yang dapat membahayakan kerahasiaan proses hukum, terutama identitas juri dan saksi. Bahkan kacamata dengan lensa resep sekalipun dilarang masuk, dan pengunjung wajib menitipkan perangkat tersebut kepada petugas sebelum memasuki area pengadilan.
Sistem Peradilan New York menegaskan bahwa perekaman foto, video, atau audio di mana pun dalam gedung pengadilan—baik saat sidang berlangsung maupun tidak—sudah dilarang sejak lama. Kacamata pintar dianggap berisiko tinggi karena memungkinkan perekaman tanpa deteksi visual yang jelas, berbeda dengan penggunaan ponsel atau kamera terbuka yang mudah terlihat. Ancaman ini semakin nyata setelah insiden pada Februari 2026, ketika anggota tim Mark Zuckerberg menggunakan kacamata Meta Ray-Ban saat mengantar sang CEO masuk ruang sidang, memicu kekhawatiran hakim terhadap kemungkinan rekaman tersembunyi terhadap anggota juri.
Meski perangkat kacamata pintar seperti milik Meta memiliki fitur yang menonaktifkan kamera jika lampu indikator perekaman dimatikan, otoritas pengadilan tetap mengambil langkah pencegahan ekstrem. Tidak ada pengecualian, bahkan untuk pengacara atau staf resmi. Setiap orang yang ingin masuk harus menyerahkan kacamata pintar mereka untuk disimpan sementara oleh petugas keamanan.
Larangan serupa sebelumnya telah diberlakukan di beberapa negara bagian seperti Wisconsin dan Pennsylvania, tetapi New York menjadi yang pertama menerapkannya secara menyeluruh di seluruh jaringan peradilan. Di luar pengadilan, perusahaan pelayaran seperti Royal Caribbean dan MSC Cruise juga telah melarang penggunaan kacamata pintar di area sensitif seperti toilet umum, ruang medis, dan kasino. Di Illinois, legislatif sedang mempertimbangkan larangan serupa bagi pengemudi untuk mencegah gangguan konsentrasi. Dengan meningkatnya kekhawatiran publik terhadap kemampuan teknologi merekam secara diam-diam, kemungkinan besar lebih banyak tempat publik akan mengikuti jejak New York.















