Sumbawanews.com,- Manchester United gagal meraih kemenangan dalam laga tandang melawan Everton di Hill Dickinson Stadium, Minggu (6/9/2026) malam WIB, setelah ditahan imbang 2-2 di menit-menit terakhir. Meski unggul dua kali lewat Bryan Mbeumo dan Benjamin Sesko, Setan Merah harus menelan kekecewaan akibat gol spekulatif Ainsley Maitland-Niles pada menit ke-96. Pelatih sementara Michael Carrick mengakui timnya memiliki masalah serius di lini belakang, meski secara dominasi permainan mereka unggul.
MU membuka skor lewat tendangan Mbeumo, sebelum Tyrique George menyamakan kedudukan untuk Everton. Di menit ke-88, sundulan Sesko kembali memberi keunggulan bagi tamu, namun sepakan jarak jauh Maitland-Niles yang tak terduga mengubah segalanya menjadi imbang. Dua gol yang bersarang ke gawang Senne Lammens berasal dari tembakan dari luar kotak penalti—tendangan yang sulit diprediksi, tapi bukan alasan untuk mengabaikan kelemahan defensif.
Carrick mengakui bahwa meski mentalitas tim sudah terlihat, catatan pertahanan MU musim ini masih mengkhawatirkan. Dalam tiga laga pertama Liga Inggris, MU sudah kebobolan enam kali—dua kali dari Hull City, dua dari Ipswich, dan dua lagi dari Everton—sementara baru mencetak tujuh gol. “Itu dua tembakan yang sangat bagus dari sudut pandang mereka. Terkadang tendangan semacam itu meluncur ke pojok atas, tapi sih lebih sering tidak begitu,” ujar Carrick dikutip BBC. “Tapi pastinya kami tak bisa mengabaikan catatan ini. Kami perlu mengurangi gol yang masuk untuk memberi kami kesempatan lebih baik buat menang.”
Hasil ini membuat MU terpuruk di peringkat 11 klasemen Liga Inggris, jauh dari posisi puncak yang dikuasai Arsenal dan Manchester City yang masih sempurna tanpa kekalahan. Sementara itu, Everton tetap bertahan di zona tengah dengan poin pertama musim ini. Bagi Carrick, memperbaiki pertahanan bukan lagi pilihan—tapi keharusan jika MU ingin kembali bersaing di papan atas.















