Sumbawanews.com,- Startup kecerdasan buatan asal Tiongkok, Moonshot AI, terpaksa menghentikan sementara pendaftaran berlangganan baru setelah meluncurkan model AI generasi terbaru, Kimi K3. Peluncuran model berparameter 2,8 triliun itu memicu lonjakan lalu lintas data yang membebani infrastruktur server, sehingga perusahaan memprioritaskan stabilitas layanan bagi pengguna yang sudah ada. Kimi K3 diklaim mampu menyelesaikan tugas kompleks seperti pemrograman, pemodelan 3D, dan pemrosesan data panjang dengan sumber terbuka, menurut analis dari Arena.ai dan Vals AI. Performanya dianggap mampu menyaingi model unggulan dari perusahaan raksasa AS seperti OpenAI dan Anthropic. Dean Ball, petinggi OpenAI, menyebut Kimi K3 sebagai model yang sangat baik, namun mengungkap kekhawatiran atas dampak jangka panjang dari model terbuka yang semakin meluas, bahkan menyebutnya sebagai potensi “komunisme AI” di masa depan.















