Home Berita Nasional Molotov Salah Sasar, Ibu dan Anak Terjatuh di Koja

Molotov Salah Sasar, Ibu dan Anak Terjatuh di Koja

Sumbawanews.com,- Keributan di gang sempit Jalan Mandiri II, Koja, Jakarta Utara, berubah jadi kisah duka tak terduga. Seorang ibu yang tengah menggendong anak balitanya di belakang sepeda motor menjadi korban salah sasaran pelemparan botol berisi bensin menyala—sebuah aksi kekerasan yang ternyata ditujukan kepada orang lain. Rekaman CCTV yang viral memperlihatkan empat pria duduk di pinggir jalan, lalu melempar molotov tepat setelah korban lewat. Botol itu mengenai dasbor motor, meledak kecil, dan membuat korban panik hingga terjatuh.

Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto, mengonfirmasi bahwa pelaku utama adalah satu orang, tetapi ia tidak bekerja sendirian. “Ada dua hingga tiga orang yang mendampingi pelaku saat beraksi,” ujarnya, Rabu (24/6/2026). Mereka bukan sekadar saksi, tapi bagian dari kelompok yang sengaja memilih lokasi itu sebagai titik serangan—meski tak tahu siapa yang akan lewat.

Korban, yang sama sekali tak mengenal pelaku, hanya kebetulan melintas. “Bukan targetnya. Ibu itu tidak tahu apa-apa,” tegas Andry. Warga sekitar yang terkejut langsung mengejar pelaku. Beberapa bahkan mengambil senjata tajam, sementara yang lain berlari membantu korban dengan menyiram api menggunakan air dari ember dan botol yang tersedia.

Polisi bersama Tim Gabungan Polres Metro Jakarta Utara kini gencar mengejar keempat tersangka. Jejak mereka masih dalam penyelidikan, namun rekaman CCTV dan kesaksian warga menjadi petunjuk utama. Pihak kepolisian menegaskan, ini bukan kasus kriminal biasa—melainkan tindakan berbahaya yang mengancam nyawa warga sipil secara acak.

Insiden ini memicu kemarahan publik. Di tengah upaya menjaga ketertiban di ibu kota, aksi sembarangan melempar bahan mudah terbakar di area padat penduduk dianggap sebagai bentuk kekerasan yang tak bisa ditoleransi. Pemerintah kota dan aparat keamanan pun diminta segera menindak tegas, bukan hanya mengejar pelaku, tapi juga memutus akar masalah yang mungkin mendorong terjadinya aksi semacam ini.

Sementara itu, ibu dan anak korban kini dalam pemulihan. Meski mengalami luka bakar ringan dan trauma, kondisi mereka stabil. Warga sekitar masih berdiri di depan rumah mereka, mengirimkan doa dan bantuan. Di tengah kegelapan aksi kekerasan, kepedulian masyarakat menjadi cahaya yang tak bisa dipadamkan.

Previous articlePBB Tegas Hukum Pelaku Serang Pasukan Damai
Next articleCristiano Ronaldo Rekam Sejarah, Gol di Enam Piala Dunia
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik