Sumbawanews.com,- Inter Miami gagal meraih kemenangan untuk kelima kalinya berturut-turut setelah dikalahkan 1-2 oleh Toronto dalam laga lanjutan Major League Soccer (MLS) pada Minggu, 23 Agustus 2026, di kandang sendiri. Gol-gol tim tamu dicetak oleh Sargent dan Derrick, sementara Lionel Messi hanya mampu mencetak gol hiburan di menit-menit akhir. Wajah masam sang kapten langsung menjadi sorotan usai peluit panjang berbunyi, menggambarkan kekecewaan mendalam atas rentetan hasil buruk yang tak kunjung berakhir.
Inter Miami belum menang dalam lima laga terakhir di semua kompetisi—dua kekalahan di Leagues Cup, dua kekalahan, dan satu hasil imbang di MLS. Kemenangan terakhir mereka di liga datang pada 23 Juli lalu, saat mengalahkan Chicago 3-2, artinya sudah sebulan penuh tim ini tidak merasakan poin penuh. Meski masih bertengger di peringkat kedua klasemen Wilayah Timur dengan 39 poin dari 21 pertandingan, dan tetap dianggap sebagai salah satu kandidat kuat lolos ke playoff, performa tim jauh dari harapan.
Messi, yang tetap menjadi jantung serangan dengan penguasaan bola dan dominasi tembakan, tampak frustrasi. Meski telah mencetak gol, ia tak bisa menyelamatkan tim dari kekalahan. Kekurangan ketajaman di depan gawang dan kesalahan defensif terus menjadi masalah konsisten yang belum teratasi. Kekecewaan Messi bukan sekadar reaksi emosional—ia adalah cerminan dari standar tinggi yang ia pegang, bahkan ketika timnya masih berada di zona aman klasemen.
Inter Miami akan segera menghadapi Montreal pada 30 Agustus mendatang di kandang sendiri. Peluang untuk memutuskan tren buruk masih terbuka, tapi tekanan untuk kembali menang semakin besar.















