Home Berita Olah Raga Messi Kembali ke Lapangan untuk “Tango Terakhir” di Buenos Aires

Messi Kembali ke Lapangan untuk “Tango Terakhir” di Buenos Aires

Sumbawanews.com,- Lionel Messi akan kembali memperkuat timnas Argentina dalam laga perpisahan melawan Benin pada 6 Oktober mendatang di Stadion Monumental, Buenos Aires. Pertandingan persahabatan yang digelar dalam rangka FIFA Matchday itu menjadi momen spesial bagi sang kapten ikonik untuk mengucapkan selamat tinggal kepada para suporter setelah pensiun dari sepak bola internasional. Pelatih Lionel Scaloni resmi memasukkan Messi dalam daftar skuad, sekaligus mengundang seluruh pahlawan juara dunia 2022 untuk bersama keluarga menyaksikan “Tango Terakhir” sang legenda.

Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Chiqui Tapia, mengonfirmasi kehadiran Messi sebagai bagian dari rencana khusus untuk menghormati kontribusinya selama karier internasional. Ia menegaskan, seluruh pemain yang meraih gelar Piala Dunia Qatar 2022 akan diundang untuk mendampingi Messi dalam momen bersejarah ini. Laga ini juga menjadi penampilan pertama timnas Argentina setelah Piala Dunia 2026, sekaligus uji coba untuk membangun generasi baru di bawah asuhan Scaloni.

Selain Messi, skuad Argentina mencakup sejumlah bintang veteran seperti Emiliano Martínez, Cristian Romero, dan Lautaro Martínez, serta pemain muda berbakat yang sedang bersinar di Eropa: Roman Vega (Zenit), Matias Soule (Roma), Franco Mastantuono (Fiorentina), Gianluca Prestianni (Benfica), dan Santiago Castro (Roma). Pemain bertahan Leonardo Balerdi juga kembali dipanggil untuk menutup luka kegagalannya tampil di Piala Dunia sebelumnya akibat cedera otot.

Namun, Argentina harus tanpa beberapa kunci utama yang telah pensiun atau tidak dipanggil, termasuk Leandro Paredes, Nahuel Almada, Thiago Almada, dan Nicolas Otamendi. Dalam daftar lengkap, Messi tampil sebagai penyerang bersama Julian Alvarez, Lautaro Martínez, dan Jose Manuel Lopez, sementara jajaran gelandang dipadati nama-nama seperti Enzo Fernández, Alexis Mac Allister, dan Rodrigo De Paul.

Dengan formasi yang menggabungkan legenda dan masa depan, laga melawan Benin bukan sekadar pertandingan persahabatan—ia menjadi simbol transisi, penghormatan, dan penutup epik bagi salah satu karier terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.

Previous articleKebakaran Hanguskan Pergudangan di Kosambi Permai Tangerang
Next articleSopir Travel Tewas Ditembak di Wamena, Diduga oleh Kelompok Bersenjata