Sumbawanews.com,- Lionel Messi menjadi sasaran ancaman pembunuhan berulang kali selama Piala Dunia 2026, terungkap dalam laporan kepolisian Amerika Serikat yang bocor. Ancaman paling serius muncul menjelang laga Argentina melawan Yordania di fase grup, ketika seorang pria menghubungi Bandara Dallas dan mengaku akan datang ke stadion bersama dua orang lainnya, membawa senjata api AR-15 dan bahan peledak rakitan, dengan Messi secara khusus disebut sebagai target pembunuhan. Pihak keamanan langsung merespons dengan peningkatan pengamanan ketat di seluruh lokasi pertandingan di AS, Kanada, dan Meksiko. Ancaman serupa kembali muncul sebelum laga Argentina vs Mesir di babak gugur, meski kemudian terbukti palsu.
Meski dihantui teror, Messi tetap tampil dan menjadi tulang punggung tim. Di laga pembuka fase grup melawan Yordania, ia masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak satu gol dalam kemenangan 3-1 Argentina. Di babak gugur, ia kembali menunjukkan kejeniusannya dengan mencetak gol dalam kemenangan dramatis 3-2 atas Mesir, sebelum Enzo Fernández memastikan kemenangan lewat gol penentu di menit-menit akhir. Namun, mimpi Argentina untuk mempertahankan gelar juara dunia pupus di final, setelah dikalahkan 0-1 oleh Spanyol usai pertandingan berlangsung hingga babak tambahan waktu. Messi, yang telah menjadi simbol ketangguhan di atas dan di luar lapangan, kembali membuktikan bahwa keberaniannya tak tergoyahkan oleh ancaman apa pun.















