Sumbawanews.com,- Pelatih tim nasional Mesir, Hossam Hassan, mengibarkan bendera Palestina usai laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium pada Sabtu, 4 Juli 2026, usai timnya menang 4-2 lewat adu penalti atas Australia. Kemenangan ini membawa Mesir lolos ke babak 16 besar untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia. Gol Ashour di babak pertama dan bunuh diri Mohamed Hany di awal babak kedua membuat skor 1-1 hingga akhir extra time, sebelum Mesir unggul dalam adu penalti setelah dua eksekutor Australia gagal. Hassan, dengan mata berkaca-kaca, mendedikasikan kemenangan ini untuk rakyat Mesir dan Palestina, seraya berdoa agar Allah memberikan kemenangan dan perlindungan bagi rakyat Palestina yang tengah mengalami krisis kemanusiaan.
Hassan menegaskan bahwa hati dan jiwanya selalu bersama rakyat Palestina, terutama setelah lebih dari 70 ribu orang tewas dan 170 ribu lainnya terluka sejak invasi besar-besaran dimulai pada Oktober 2023. Dalam momen emosional itu, ia menyerukan doa bagi para syuhada dan yang masih bertahan di tanah Palestina. Kemenangan ini bukan sekadar langkah sejarah bagi Mesir, tapi juga simbol solidaritas global yang menggetarkan.
Tim asuhan Hassan selanjutnya akan menghadapi Argentina di babak 16 besar pada Selasa, 7 Juli 2026, di stadion yang sama. Dengan Mohamed Salah dan kawan-kawan yang terus menunjukkan ketangguhan, Mesir kini bukan hanya menjadi kejutan turnamen, tapi juga simbol harapan bagi banyak pihak di tengah konflik yang masih berkecamuk.















