Home Berita Internasional Menkomdigi Meutya Hafid Berangkat Haji Lewat Jalur Kerajaan

Menkomdigi Meutya Hafid Berangkat Haji Lewat Jalur Kerajaan

Sumbawanews.com,- Mekkah – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid tiba di Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji pada musim ini, didampingi suaminya. Keberangkatan yang penuh makna ini dilakukan melalui jalur undangan khusus dari Kementerian Media Arab Saudi, yang memungkinkan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan khidmat.

Dalam kesibukan menjalankan tugas negara di tengah transformasi digital Indonesia, momen ini menjadi waktu istimewa bagi Meutya untuk merenung, berserah, dan memperdalam keimanan. Dengan status sebagai jemaah undangan kerajaan, ia dan rombongan mendapat prioritas layanan yang memudahkan akses ke lokasi-lokasi penting ibadah, mulai dari thawaf di Masjidil Haram hingga wukuf di Padang Arafah.

Pada Selasa malam waktu setempat, jutaan jemaah dari seluruh penjuru dunia, termasuk Meutya, telah melaksanakan ritual lontar jumrah di Mina sebagai bagian dari rangkaian haji. Dengan khusyuk, ia mengikuti setiap tahapan ibadah, menutup hari-hari penuh kegiatan dengan doa-doa yang mengalir dari hati yang tenang.

Bagi Meutya, haji bukan sekadar perjalanan fisik, tapi transformasi spiritual yang mengingatkan betapa kecilnya manusia di hadapan Sang Pencipta—sebuah pelajaran yang ia bawa kembali ke ruang-ruang kebijakan, di mana keadilan, kesederhanaan, dan keikhlasan menjadi fondasi pelayanan publik.

Ia kini menjadi bagian dari arus besar umat Islam yang bersatu di bawah langit Mekkah, tanpa jabatan, tanpa status—hanya sebagai hamba yang datang untuk memohon ampun dan rahmat.

Previous articlePresiden Prabowo Salurkan Sapi Kurban 910 Kg ke Gontor
Next articleSingapura Tempuh Diplomasi Tiga Negara di Asia Timur
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik