Home Berita Nasional Megawati Tegaskan Partai Politik Harus Berbasis Riset dan Sains

Megawati Tegaskan Partai Politik Harus Berbasis Riset dan Sains

Sumbawanews.com,- Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menekankan bahwa partai politik tidak bisa berjalan tanpa riset berbasis sains. Dalam rapat Dewan Pimpinan Pusat di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Agustus 2026, ia menegaskan bahwa partai adalah gerakan yang memerlukan pijakan ilmiah, bukan sekadar aktivitas politik semata. “Sering kali orang berpikir bahwa partai itu tidak memerlukan riset-riset. Padahal, menurut saya, partai itu merupakan sebuah gerakan, riset itu untuk sains,” ujarnya.

Megawati menuntut badan riset partai segera bekerja membedah persoalan mendesak bangsa, terutama pengangguran di kalangan tenaga terdidik. Ia menyebut angka satu juta lulusan akademik yang belum terserap pasar kerja sebagai data yang memprihatinkan dan meminta analisis mendalam terhadap akar masalahnya. “Saya sedang suruh untuk membedah sebetulnya apa alasannya tidak bisa bekerja dan mengapa terjadi seperti itu,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Megawati melantik sejumlah pimpinan organisasi sayap dan badan strategis PDIP. Diah Pikatan Orissa Putri Haprani (Pinka Haprani) resmi menjadi Ketua Umum Taruna Merah Putih, Nasyirul Falah Amru dilantik sebagai Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia, dan Andi Widjajanto kembali dipercaya memimpin Badan Riset dan Analisis Kebijakan (Barak) Pusat PDIP masa bakti 2025–2030. Barak ditugaskan membangun pusat data partai, mengkaji legislasi nasional, merumuskan kebijakan berbasis ideologi kerakyatan, serta menyiapkan evaluasi dan transformasi organisasi.

Megawati didampingi Ketua DPR Puan Maharani dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto dalam prosesi pelantikan yang diawali dengan pengambilan sumpah pengurus Taruna Merah Putih, diisi tokoh muda seperti Patria Gintin, Melki Sedek, dan Pangeran Siahaan. Bamusi, sebagai sayap keagamaan Islam PDIP, juga diminta segera menjalankan tugasnya. “Telah selesai dan dengan demikian maka saudara-saudara sekalian telah menjadi anggota yang namanya DPP Baitul Muslimin Indonesia atau Bamusi. Dan saya berharap bekerjalah dengan keras,” tegasnya.

Dalam pengarahannya, Megawati menekankan kader harus selalu dekat dengan rakyat. “Setialah pada sumbermu. Dan sumber kekuatan kita adalah rakyat. Jangan pernah jauh dari rakyat. Dengarkan suara rakyat. Rasakan denyut kehidupan rakyat. Hadir ketika rakyat menghadapi kesulitan. Berdiri bersama rakyat ketika rakyat membutuhkan pembelaan,” ujarnya.

Hasto Kristiyanto menambahkan, pelantikan ini bagian dari konsolidasi internal untuk memperkuat kedisiplinan, kaderisasi, dan sinergi antarstruktur. Ia menegaskan organisasi sayap bukan sekadar formalitas, melainkan ruang kaderisasi berbasis basis sosial dan alat pendampingan masyarakat. Sementara Barak, lanjutnya, harus memperkuat tradisi pengambilan keputusan berbasis data, riset, dan analisis mendalam terhadap persoalan strategis bangsa.

Previous articleBoP Tegaskan Tujuan Utama: Cegah Kembali Serangan 7 Oktober
Next articleBhayangkara FC Rekrut Pelatih Juara Liga India, Siap Gebrak Super League 2026/2027