Sumbawanews.com,- Kylian Mbappe mengakui kehebatan rekan setimnya di Timnas Prancis, Ousmane Dembele, namun menegaskan dirinya sebagai pemain yang selalu dipandang sebagai “yang terpilih”. Pernyataan itu disampaikan Mbappe dalam wawancara dengan France Football pada 12 September 2026, menjelang pengumuman nominasi Ballon d’Or 2026, di mana keduanya sama-sama masuk daftar calon penerima penghargaan tertinggi individual di sepak bola dunia.
Mbappe, yang pindah ke Real Madrid pada 2024, menyoroti perjalanan karier berbeda antara dirinya dan Dembele. Ia menyebut dirinya mencapai puncak karier sejak usia sangat muda, sementara Dembele melewati serangkaian cedera sebelum akhirnya bersinar di level klub bersama Paris Saint-Germain. Dembele, yang tetap bertahan di PSG, menjadi kunci kesuksesan Les Parisiens meraih dua gelar Liga Champions berturut-turut, yang memicu penghargaan Ballon d’Or 2025 untuknya — sebuah trofi yang belum diraih Mbappe hingga kini.
Meski Dembele lebih dulu memenangkan Ballon d’Or, Mbappe tetap yakin ia adalah kandidat paling layak untuk meraihnya pada 2026. Keduanya pernah bermain bersama di PSG pada musim 2023-2024 dan menjadi bagian dari tim Prancis yang menjuarai Piala Dunia 2018. Kini, dengan nama mereka kembali bersaing di nominasi Ballon d’Or 2026 — bersama legenda seperti Lionel Messi — Mbappe menegaskan bahwa ia tidak hanya mengandalkan bakat, tapi juga konsistensi dan keputusan yang selalu membawanya ke puncak.
Pengakuan Mbappe ini bukan sekadar pernyataan ambisius, tapi refleksi dari perjalanan dua pemain berbeda yang sama-sama mengukir sejarah: satu dengan kecepatan meteorik, satu dengan ketahanan luar biasa.















