Sumbawanews.com,- Marc Marquez, pembalap tim Lenovo Ducati asal Spanyol, kembali masuk dalam perburuan gelar juara MotoGP 2026 setelah meraih kemenangan di balapan Grand Prix Jerman, Minggu (12/7/2026), di Sirkuit Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal. Kemenangan ini membuatnya hanya tertinggal 18 poin dari pemimpin klasemen, Jorge Martin, setelah sebelumnya tertinggal hingga 102 poin usai MotoGP Italia. Marquez mengaku bingung dengan kecepatan perubahan dinamika persaingan, mengingat ia sempat absen dari balapan utama di Prancis dan Barcelona akibat cedera bahu yang masih mengganggu.
Setelah serangkaian kemenangan berturut-turut di Hungaria, Ceko, dan Jerman, Marquez kini menempati posisi ketiga dalam klasemen sementara. Ia mengakui bahwa kebangkitannya tak lepas dari peningkatan performa di lintasan yang ia kuasai, namun juga dari kegagalan pesaing utama Marco Bezzecchi yang gagal meraih poin dalam empat balapan terakhir. “Saya tidak mengerti apa-apa,” ujar Marquez, seperti dikutip Crash. “Kami hanya berusaha menyerang di sirkuit yang nyaman bagi saya, dan bertahan di yang sulit.”
Marquez menegaskan bahwa satu-satunya area yang perlu diperbaiki untuk bersaing memperebutkan gelar adalah kekuatan lengan kanannya, yang masih terasa lemah akibat cedera lama. “Hanya itu yang perlu saya tingkatkan,” katanya. Ia merencanakan istirahat selama jeda musim panas, bukan hanya untuk memulihkan fisik, tetapi juga kondisi mental yang terkuras setelah perjalanan panjang penuh tantangan. “Saya ingin membangunkan otot-otot yang seperti tertidur,” ujarnya. “Jika saya bisa membuat kemajuan, kami masih punya peluang. Jika tidak, kami akan ambil satu hari demi satu hari.”
Dengan semangat yang membara dan fokus pada pemulihan lengan kanan, Marquez siap menghadapi sisa musim MotoGP 2026—meski ia sendiri masih tak bisa memprediksi apakah gelar juara benar-benar bisa diraih.















