Sumbawanews.com,- Manchester United kalah 0-2 dari Hull City di MKM Stadium pada Sabtu (22/8/2026) malam WIB, dalam laga pembuka Liga Inggris 2026/2027. Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Setan Merah di partai pembuka liga selama tujuh musim terakhir, sekaligus menjadi kekalahan keempat mereka di laga pembuka sejak 2020. Dominasi penuh MU di lapangan tak berbuah gol, sementara Hull City memanfaatkan peluang dengan efisien untuk memenangi pertandingan. Pelatih Michael Carrick mengakui timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah setelah kebobolan dua gol tanpa balas.
MU yang tampil menguasai jalannya pertandingan gagal menembus pertahanan rapat Hull City di kotak penalti. Para pemain lini depan dan tengah terlihat kehabisan ide menciptakan peluang jelas, sementara pertahanan mereka gagal mengantisipasi serangan balik lawan. Kekalahan ini mengulangi kelemahan lama MU dalam menghadapi bola mati dan kurangnya ketajaman di depan gawang. Hull City, tim promosi yang belum pernah mengalahkan MU di Premier League sebelumnya, berhasil membuat kejutan besar dengan kemenangan 2-0 yang mempermalukan tuan rumah.
Carrick, yang kini memimpin MU secara interim, mengaku kekalahan ini membuat tim frustrasi, tetapi menekankan bahwa satu hasil buruk tidak akan mengubah arah klub. “Kami akan mencari tahu mana-mana yang harus diperbaiki selama sepekan ini dan menjadi lebih kuat sebagai tim. Kami akan belajar dari situ,” ujarnya kepada TNT Sports. Ia menambahkan, kebobolan dua gol adalah tanda jelas bahwa ada masalah struktural yang perlu segera diperbaiki.
MU kini harus segera bangkit menjelang laga berikutnya melawan tim promosi lainnya, Ipswich Town, di Old Trafford pekan depan. Kegagalan meraih poin di laga pembuka memperberat tekanan pada manajemen dan pemain, terutama setelah musim lalu mereka gagal masuk Liga Champions. Dengan performa sejauh ini, pertanyaan besar pun muncul: apakah MU mampu memperbaiki diri sebelum terlambat?















