Sumbawanews.com,- Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) melalui Direktur Teknis Paolo Maldini dan penasihat Leonardo telah terbang ke Barcelona, Spanyol, pada Selasa, 21 Juli 2026, untuk membujuk Pep Guardiola menerima tawaran menjadi pelatih tim nasional Italia. Kedua tokoh itu menjalani pembicaraan selama tiga hari dengan pelatih asal Spanyol itu, yang kini berstatus bebas dari klub setelah menyelesaikan masa jabatannya selama sepuluh tahun di Manchester City. Upaya ini dilakukan FIGC sebagai bagian dari rekonstruksi besar-besaran setelah timnas Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 untuk ketiga kalinya berturut-turut. Guardiola, yang sebelumnya menyatakan ingin beristirahat dari sepak bola, belum memberikan kepastian apakah akan menerima tawaran tersebut.
Maldini, yang baru saja resmi ditunjuk sebagai direktur teknis dengan wewenang penuh atas pengembangan timnas Italia, membawa proyek jangka panjang untuk membangun kembali kejayaan Azzurri pasca kegagalan di bawah pelatih sebelumnya, Gennaro Gattuso. Guardiola, yang memenangkan 20 trofi dan mencatatkan rasio kemenangan 70,8 persen selama di City, menjadi kandidat utama FIGC meski nama-nama seperti Roberto Mancini dan Andrea Pirlo juga disebut sebagai alternatif. Pembicaraan ini berlangsung dalam konteks kebutuhan mendesak FIGC untuk menemukan sosok yang mampu mengembalikan kepercayaan publik dan membangun tim yang kompetitif menjelang kualifikasi Euro 2028 dan Piala Dunia 2030.
Guardiola sendiri pernah menyatakan kepada Sky Sports bahwa ia berniat mengambil jeda dari dunia kepelatihan setelah meninggalkan Etihad Stadium. Karena itu, upaya Maldini dan Leonardo tidak hanya menawarkan posisi, tetapi juga meyakinkan sang pelatih bahwa proyek timnas Italia adalah tantangan yang layak diambil setelah masa istirahatnya. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Guardiola maupun FIGC mengenai hasil pembicaraan tersebut.















