Sumbawanews.com,- Federico Chiesa menegaskan, Liverpool tidak boleh lagi mengandalkan keberuntungan untuk meraih tiket Liga Champions musim depan. Tim asal Merseyside itu finis kelima di Liga Inggris 2025/2026—hanya karena bonus slot tambahan dari UEFA—setelah gagal mempertahankan gelar juara meski telah menggelontorkan lebih dari 400 juta poundsterling di bursa transfer. Kegagalan konsistensi di sepanjang musim membuat skuad yang pernah menjadi juara dua tahun lalu itu terpaksa bergantung pada kebijakan UEFA, bukan performa di lapangan. Perubahan pelatih dari Arne Slot ke Andoni Iraola dianggap sebagai titik balik penting untuk bangkit kembali, dengan Chiesa menekankan bahwa tim harus tampil lebih tajam sejak awal musim dan berhenti menerima “hibah” untuk bersaing di kancah Eropa.
“Kami beruntung musim lalu. Tapi ini bukan cara kami bermain. Liverpool pantas mendapatkan lebih dari sekadar finis kelima,” ujar Chiesa dalam wawancara dengan *The Athletic*.
Musim ini, The Reds harus membuktikan bahwa investasi besar dan pergantian kepelatihan mampu mengembalikan identitas mereka sebagai tim yang mendominasi, bukan hanya bertahan demi slot terakhir di Liga Champions.















