Sumbawanews.com,- Liverpool dikabarkan telah memulai pembicaraan dengan perwakilan Iliman Ndiaye, winger Everton berusia 26 tahun asal Senegal, sebagai calon alternatif di posisi sayap menyusul perlambatan negosiasi untuk merekrut Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain. Pemain yang baru saja menolak tawaran dari Al-Hilal di Arab Saudi itu menjadi incaran sekaligus Arsenal dan Manchester United, sementara Everton mematok harga sekitar 75 juta poundsterling untuk melepaskannya—meski hingga kini belum ada kesepakatan resmi antara klub-klub yang tertarik.
Ndiaye dinilai memiliki keunggulan sebagai pemain yang sudah terbukti mampu bersaing di Premier League, dengan kecepatan tinggi, fleksibilitas posisi, dan kualitas individu yang menjanjikan. Kedekatan latar belakangnya dengan liga Inggris membuatnya menjadi opsi realistis bagi Liverpool yang masih mencari pengganti Mohamed Salah. Namun, kemungkinan besar The Reds tidak akan merekrut keduanya secara bersamaan, mengingat rivalitas sengit dengan Everton dan potensi kenaikan harga jika dua klub Merseyside saling bersaing untuk pemain yang sama.
Sementara itu, Bradley Barcola tetap menjadi target utama Liverpool. Gol pertama PSG dalam kemenangan 7-0 atas Brest dicetak oleh Barcola di menit ke-20, menunjukkan potensi serangnya yang kian matang. Namun, dengan negosiasi yang terhambat, Liverpool memilih mengambil langkah proaktif dengan menjajaki Ndiaye—bukan hanya sebagai pelengkap, tapi sebagai strategi memperkuat posisi tawar dalam pembicaraan dengan PSG.
Dengan Arsenal dan Manchester United juga memantau perkembangan Ndiaye, persaingan untuk mendapatkan pemain ini diprediksi semakin ketat. Liverpool kini berada di persimpangan: menunggu keputusan PSG atau mengambil langkah cepat sebelum pesaing lain mengambil alih inisiatif.















