Sumbawanews.com,- Lamine Yamal, pemain muda tim nasional Spanyol, menjadi korban upaya perampokan di rumahnya di Esplugues de Llobregat, Barcelona, pada Rabu (15/7) pagi, tak lama setelah ia membantu La Furia Roja menang 2-0 atas Prancis di semifinal Piala Dunia 2026 di Texas. Dua pelaku bertopeng mencoba memanjat tembok rumahnya, namun aksi mereka digagalkan oleh satpam yang langsung melaporkan kejadian itu ke polisi. Yamal tidak berada di lokasi saat kejadian, karena ia masih berada di AS untuk mengikuti laga semifinal yang berlangsung di AT&T Stadium. Polisi sedang menyelidiki apakah perampokan itu merupakan target khusus atau kebetulan belaka, mengingat sejumlah kasus serupa pernah terjadi di lingkungan sekitar rumahnya.
Kedua tersangka, yang mengenakan balaklava, terekam kamera pengawas saat berusaha memasuki properti milik Yamal. Mereka kabur setelah digagalkan oleh petugas keamanan. Kasus ini kini ditangani oleh Divisi Investigasi Kriminal Spanyol. Sementara itu, Spanyol melangkah ke final Piala Dunia 2026 setelah menang atas Prancis lewat gol Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro, dan akan menghadapi pemenang laga antara Inggris dan Argentina.
Yamal, yang masih berusia belia dan menjadi salah satu bintang masa depan sepak bola dunia, kini menjadi sorotan bukan hanya karena performanya di lapangan, tetapi juga karena kejadian keamanan yang menimpa keluarganya di tengah puncak karier olahraganya.















