Home Berita KPU Sumbawa Tetapkan 337.209 Pemilih Hingga September 2022

KPU Sumbawa Tetapkan 337.209 Pemilih Hingga September 2022

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Plh Ketua KPU Sumbawa, Muhammad Kaniti, Jum’at (30/09) mengatakan, KPU Kabupaten Sumbawa kembali menetapkan jumlah pemilih dalam Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) periode September tahun 2022 sebanyak 337.209 pemilih. Dengan rincian laki-laki berjumlah 166.285 pemilih dan perempuan berjumlah 170.924 pemilih.

Disebutkan, Penetapan tersebut dilakukan pada Rapat Pleno penetapan Daftar Pemilih Berkelanjutan, Kamis 29 September 2022 di Kantor KPU Kabupaten Sumbawa. Perubahan jumlah Daftar Pemilih Berkelanjutan bersumber dari data SIAK, Pemerintah Desa, Stakeholder, dan masyarakat.

Pada periode sebelumnya (Agustus), DPB yang ditetapkan KPU Kabupaten Sumbawa sebanyak 337.675. Terjadi fluktuasi jumlah antara DPB Agustus dengan September karena dipengaruhi adanya pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 3.989 pemilih, dengan rincian laki-laki 1.971 perempuan sebanyak 2.018.

Pemilih yang dinyatakan TMS tersebut antara lain karena sudah meninggal dunia dan pindah domisili ke luar Kabupaten Sumbawa. Selain pemilih TMS, KPU Sumbawa juga menetapkan pemilih baru sebanyak 3.523 dengan rincian laki-laki 1674 pemilih dan perempuan sebanyak 1.849 pemilih.

“Penetapan Daftar Pemilih Berkelanjutan pada Periode September 2022 adalah yang terakhir karena berdasarkan PKPU No 6 tahun 2021 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, proses PDPB akan berakhir ketika KPU menerima DP4 dari pemerintah,” terang Plh Ketua KPU Sumbawa, Muhammad Kaniti. (Using)

Previous articleAS Tingkatkan Keterlibatan di Indo-Pasific
Next articleDukung Ketahanan Pangan, Satgas Yonarmed 1 Kostrad Panen Bersama Masyarakat Maluku
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.