Sumbawanews.com,- Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Vancouver, British Columbia, pada Selasa, 7 Juli 2026, berakhir dengan kegagalan Kolombia melangkah lebih jauh setelah dikalahkan Swiss lewat adu penalti, setelah bermain imbang 0-0 selama 120 menit. Tim berjuluk Los Cafeteros, yang tampil solid sepanjang turnamen dengan hanya kebobolan satu gol sejak fase grup, harus menelan pil pahit akibat ketidakmampuan memanfaatkan sejumlah peluang emas. Meski mendominasi serangan dan melepaskan 94 tembakan sepanjang turnamen—termasuk delapan percobaan di babak tambahan—Kolombia hanya mampu mencetak lima gol, menunjukkan masalah serius di lini depan. Swiss, meski minim tembakan tepat sasaran setelah menit ke-32, bertahan disiplin dan sukses memanfaatkan momen krusial lewat eksekusi penalti Ruben Vargas yang menentukan kemenangan.
Finishing yang buruk menjadi titik lemah utama Kolombia. Luis Díaz dan James Rodríguez berusaha memecah pertahanan Swiss sejak awal, sementara masuknya Jaminton Campaz dan Juan Quintero dari bangku cadangan memberi dorongan baru di babak tambahan. Namun, peluang emas yang dilewatkan Campaz di menit-menit terakhir perpanjangan waktu menjadi momen paling disesali. Analisis menunjukkan, meski unggul dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan, Kolombia gagal mengubah dominasi menjadi gol, sebuah pola yang terus menghantui mereka sepanjang Piala Dunia 2026.
Swiss, yang kehilangan Johan Manzambi akibat cedera, tampil lebih efisien daripada tampilan statistik mereka. Ketangguhan kiper Gregor Kobel dan disiplin pertahanan menjadi kunci bertahan hingga adu penalti. Pandit BBC Sport Dion Dublin menyoroti kegagalan Kolombia untuk memanfaatkan peluang: “Kolombia tidak memanfaatkan peluang mereka ketika mereka unggul. Jaminton Campaz mengira dia akan mencetak gol. Itulah peluang yang perlu Anda manfaatkan, Anda tidak bisa terus melewatkan peluang di tahap ini.”
Dengan kekalahan ini, perjalanan Kolombia di Piala Dunia 2026 berakhir di babak 16 besar, sementara Swiss melaju ke perempat final untuk menghadapi Argentina.















