Home Berita Olah Raga Kesinambungan Kompetisi Kunci Pembinaan Sepakbola Putri Dini, Kata Timo

Kesinambungan Kompetisi Kunci Pembinaan Sepakbola Putri Dini, Kata Timo

Sumbawanews.com,- MilkLife Soccer Challenge (MLSC) 2026–2027 resmi dibuka pada 1–6 September 2026, dengan seri pertama digelar di Tangerang dan Semarang. Di Tangerang, SDN Pinang 3 (KU 10) dan SDN Kunciran 8 (KU 12) keluar sebagai juara, sementara di Semarang, SDN Kembangarum 2 dan MI Pagersari-Patean meraih gelar di kategori usia 10 dan 12 tahun. Head Coach MLSC, Timo Scheunemann, menekankan bahwa kesinambungan kompetisi menjadi tulang punggung pembinaan pesepakbola putri usia dini. Menurutnya, perkembangan pemain tidak bisa dinilai hanya dari satu pertandingan, melainkan dari kemampuan mereka menginternalisasi pembelajaran dan mengaplikasikannya di laga berikutnya. “Ketika mendapatkan kesempatan bermain secara berkelanjutan dengan tantangan berbeda, kami bisa melihat perkembangan mereka lebih jelas—mulai dari pengambilan keputusan, membaca permainan, hingga menghadapi tekanan,” ujar Timo. Ia menilai ekosistem kompetisi berjenjang seperti HYDROPLUS Soccer League, Caffino Srikandi Merdeka Cup, hingga JSSL 7’s Singapore menjadi pilar penting yang memperkuat fondasi pemain sebelum mereka bersaing di level nasional maupun internasional. “Pemain tidak harus langsung sempurna, tapi butuh ruang untuk terus belajar dan menghadapi tantangan baru. MLSC adalah salah satu pengalaman penting untuk membangun fondasi itu,” tegasnya.

Di Tangerang, Fatimah Almeera Pahala dari SDN Karawaci Baru 1 menjadi top scorer KU 10 dengan 12 gol, sementara Fildzah dari UPTD SDN Pondok Karya mencatatkan 31 gol di KU 12. Di Semarang, Ammaora Kalani Putri dari MI Pagersari-Patean mencatatkan rekor 61 gol sebagai pencetak gol terbanyak di kategori usia 12 tahun, sementara Ayra Kirana Mahestri dari SDN Kembangarum 2 mencetak 39 gol di KU 10. Pemain terbaik di masing-masing kategori diraih Ifra Azzaryfa Arysla (SDN Cipulir 03), Revalia Safitri (SDN Kunciran 8), Almiera Naila Fatmawati (SD Kemala Bhayangkari 04 Akpol), dan Shakila Azalia Ardani (SDN Klepu 03). Sementara itu, Shofiauliya Ferdian (SDN Pinang 3), Salsabila Nur Ardillah (SDN Kunciran 8), Zhafira Ayunindya Putri Azhari (SDN Brumbungan), dan Azza Kurnia Hakim (SDN Karangsono 2 Mranggen) terpilih sebagai kiper terbaik. Tim Fair Play diraih SDN Pondok Jagung 02 (Tangerang) dan SD IB Annisa (Semarang).

Previous articleJuventus dan AC Milan Siap Bertarung di Allianz Stadium, Duel Tanpa Gol Ternyata Sering Terjadi
Next articleSassuolo Tantang Bologna di Kandang, Jay Idzes Siap Bertahan