Home Berita Internasional Kepala Polisi Gaza Tewas Dalam Serangan Drone Israel

Kepala Polisi Gaza Tewas Dalam Serangan Drone Israel

Sumbawanews.com,- Kolonel Jamal Abu Kamil, kepala kepolisian sipil Gaza City, tewas dalam serangan drone Israel pada Kamis, sehari setelah serangan udara Israel kembali dilancarkan setelah jeda lebih dari sepekan. Serangan itu menargetkan kendaraan yang ditumpanginya di Jalan al-Rashid, barat daya Gaza City, dengan tiga rudal yang menghantamnya, menewaskan Abu Kamil dan melukai dua orang lainnya. Kementerian Dalam Negeri Gaza menyebut kematian itu sebagai pembunuhan, sementara militer Israel mengklaim Abu Kamil adalah komandan Hamas yang menjadi ancaman—tuduhan yang dibantah keras oleh kepolisian Gaza, yang menegaskan ia hanya menjalankan tugas sebagai polisi sipil. Hamas pun mengecam serangan itu sebagai bagian dari “kejahatan brutal” Israel yang bertujuan menyebarkan kekacauan di Jalur Gaza.

Serangan itu terjadi dalam konteks eskalasi kekerasan yang kembali memburuk setelah gencatan senjata yang diusulkan Amerika Serikat gagal diterapkan. Presiden Donald Trump sebelumnya mengumumkan kesepakatan 15 poin antara Israel dan Hamas, yang mencakup penarikan pasukan Israel dari Gaza dan pelucutan senjata Hamas. Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak kesepakatan itu, menolak menarik pasukan sebelum Hamas benar-benar dilucuti. Tiga hari setelah penolakan itu, serangan udara Israel kembali dimulai, termasuk serangan di Beit Lahiya yang menewaskan seorang pekerja pemerintah dan melukai lima orang lainnya.

Pada hari yang sama, serangan drone lain menargetkan sepeda motor di Khan Younis, Gaza selatan, menewaskan Huthaifa Kawari dan melukai satu orang lainnya. Israel kembali mengklaim korban sebagai komandan Hamas tanpa memberikan bukti. Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan lebih dari 1.250 warga Palestina tewas sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025. Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina mendesak pelaksanaan segera rencana perdamaian yang didukung AS, sekaligus mengutuk serangan berkelanjutan terhadap warga yang kembali ke Gaza dan serangan pemukim Israel di Tepi Barat.

Previous articleIndonesia sebagai Anggota G20 Tak Pantas Punya Rakyat Kelaparan
Next articleAlex Eala, Bintang Tenis Filipina yang Menyamai Legenda Pacquiao