Sumbawa Barat, sumbawanews.com, — Kabar baik datang dari sektor kesehatan masyarakat di Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Hingga tahun 2026, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Maluk tercatat nihil atau 0 kasus.
Hal tersebut disampaikan Kepala Puskesmas Maluk, Bdn. Umi Nasikah, S.ST., saat dikonfirmasi SumbawaNews terkait kondisi kesehatan masyarakat, khususnya perkembangan kasus DBD di wilayah kerja Puskesmas Maluk.
“Untuk tahun ini 0 DBD,” ujar Umi Nasikah kepada SumbawaNews, Jumat (18/09/2026).
Nihilnya kasus DBD menjadi indikator positif di tengah pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut. Terlebih, kondisi lingkungan dan perubahan cuaca dapat menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya pencegahan berkembangnya nyamuk pembawa virus dengue.
Meski belum ditemukan kasus DBD sepanjang tahun ini, kondisi tersebut bukan berarti kewaspadaan dapat diturunkan. Upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN), menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan tidak adanya tempat yang berpotensi menjadi genangan air tetap menjadi langkah penting untuk mempertahankan kondisi tersebut.
Masyarakat juga diharapkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan Selain memeriksakan diri juga bisa menghubungi TRC (tim reaksi cepat) Puskesmas Maluk apabila mengalami gejala yang mengarah pada DBD, seperti demam tinggi secara mendadak, nyeri kepala, nyeri otot dan sendi, mual, muntah, atau munculnya tanda-tanda perdarahan.
Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran penting bukan hanya dalam penanganan pasien, tetapi juga dalam upaya promotif dan preventif melalui edukasi serta pemantauan kondisi kesehatan masyarakat.
Dengan catatan 0 kasus DBD pada 2026, capaian tersebut perlu dipertahankan melalui kolaborasi antara Puskesmas, pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat.
Sebab, menjaga lingkungan tetap bersih dan bebas dari tempat berkembang biaknya nyamuk bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, melainkan menjadi tanggung jawab bersama.
SumbawaNews akan terus memantau perkembangan kondisi kesehatan masyarakat di wilayah lingkar tambang, termasuk Kecamatan Maluk, sebagai bagian dari upaya mendorong keterbukaan informasi dan perhatian terhadap kualitas hidup masyarakat.















