Sumbawanews.com,- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan akan segera menindaklanjuti setiap laporan terkait praktik premanisme, pungutan liar, dan tindak kejahatan lain yang mengganggu keamanan di kawasan industri. Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di kawasan MM2100, Bekasi, pada Jumat, 11 September 2026. Ia menekankan bahwa stabilitas keamanan menjadi faktor krusial dalam menarik dan mempertahankan investasi, karena gangguan apa pun dapat membuat calon investor mempertimbangkan ulang keputusan menanamkan modal di Indonesia.
Listyo meminta para pengusaha tidak ragu melaporkan segala bentuk gangguan, termasuk aksi premanisme dan pungli, agar kepolisian dapat segera merespons. Selain itu, ia menekankan pentingnya penyelesaian persoalan hubungan industrial secara damai melalui dialog, bukan kekerasan. Ia mengingatkan bahwa aksi buruh, meskipun sah sebagai bentuk perjuangan, harus tetap dilakukan secara tertib. “Yang penting tertib! Yang penting tertib,” tegasnya.
Listyo menambahkan, kerja sama antara pengusaha, buruh, pemerintah, dan kepolisian menjadi kunci menjaga kelangsungan usaha sekaligus melindungi hak-hak pekerja.















