Sumbawanews.com,- KAI Commuter memberikan sanksi blacklist terhadap seorang ibu yang viral karena menghirup kamper di dalam kereta commuter line, menyusul perilakunya yang mengganggu kenyamanan penumpang lain. Kejadian terjadi pada pukul 18.30 saat ibu tersebut naik kereta rute Manggarai-Bogor, di mana ia berteriak-teriak, memaksa mendapat kursi, meracau, dan akhirnya mengeluarkan kamper berwarna pink untuk dihirup. Tidak ada petugas keamanan di gerbong saat kejadian berlangsung, sehingga tidak ada intervensi langsung. Ibu tersebut turun di Stasiun Tanjung Barat setelah memaksa penumpang lain membuka galeri ponselnya karena diduga merekam.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa tindakan blacklist diberlakukan untuk mencegah ibu tersebut kembali naik kereta dan mengulangi gangguan serupa. Ia menegaskan, pihaknya telah menempatkan dua hingga tiga petugas Pengamanan Kereta (PAM Walka) di setiap perjalanan dan mengimbau penumpang segera melaporkan perilaku mencurigakan atau membahayakan kepada petugas. Leza menambahkan, KAI Commuter terus mendorong budaya transportasi publik yang tertib, aman, dan nyaman melalui kerja sama seluruh pengguna.














