Sumbawanews.com,- Jurnalis investigasi asal Prancis, Romain Molina, mengumumkan niatnya membongkar skandal dalam persepakbolaan Indonesia. Pernyataan itu ia sampaikan melalui akun X (Twitter) resminya @Romain_Molina pada 16 Juli 2026, dengan kalimat singkat: “Kasusnya Berikutnya: Indonesia.” Pernyataan ini langsung memicu gelombang spekulasi di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air, terutama menyusul berbagai transformasi yang sedang berjalan di bawah kepemimpinan PSSI.
Molina dikenal luas sebagai jurnalis independen yang berani mengungkap kebobrokan di tubuh federasi sepak bola global. Ia pernah mengungkap skandal keuangan senilai jutaan dolar AS di Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), yang melibatkan dana dari perusahaan cangkang fiktif. Pada 2021, ia juga menjadi sosok kunci dalam penyelidikan jaringan pelecehan seksual masif terhadap pesepak bola pria dan wanita, dengan temuan paling menggemparkan terjadi di Haiti. Karyanya kerap dimuat di media internasional bergengsi seperti The Guardian, BBC, hingga New York Times.
Kedatangan Molina ke ranah sepak bola Indonesia menarik perhatian lantaran terjadi di tengah arus naturalisasi pemain dan perubahan struktural besar di liga domestik. Publik kini menanti bukti konkret apa yang akan ia ungkap—apakah terkait dana komersial, manipulasi pertandingan, atau pelanggaran etika lainnya—sebab ia tidak pernah membuat klaim tanpa dasar investigasi mendalam.
Sebagai jurnalis yang mempertaruhkan reputasi demi kebenaran, Molina telah membuktikan dirinya bukan sekadar pengamat, tapi pemburu sistemik korupsi di dunia olahraga. Kini, fokusnya tertuju pada Indonesia—dan seluruh dunia sepak bola menunggu apa yang akan ia ungkap selanjutnya.















