Home Berita Olah Raga Jude Bellingham dan Tuchel Berselisih Usai Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026

Jude Bellingham dan Tuchel Berselisih Usai Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Timnas Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menang 2-1 atas Norwegia dalam laga perempatfinal yang berlangsung di Stadion Miami, Amerika Serikat, pada Minggu, 12 Juli 2026 dini hari WIB. Namun, kemenangan dramatis yang dicetak lewat brace Jude Bellingham di menit 45+2 dan 93 tidak menghindarkan konflik internal di tubuh tim. Pelatih Thomas Tuchel mengkritik performa tim yang dinilainya kurang cepat dan klinis, sementara Bellingham membalas dengan menegaskan bahwa pelatih tidak memahami betapa beratnya menghadapi lawan berkaliber tinggi seperti Erling Haaland dan Martin Ødegaard.

Kapten tim, Harry Kane, berperan sebagai penengah dalam ketegangan tersebut. Dalam keterangannya, Kane menekankan bahwa prioritas utama adalah kebersamaan tim setelah berhasil melangkah ke babak semifinal. Ia menekankan bahwa perbedaan pendapat adalah hal wajar dalam tekanan turnamen besar, tetapi fokus harus tetap pada misi selanjutnya.

Laga yang berlangsung 120 menit itu sempat berjalan sulit bagi Inggris setelah Andreas Schjelderup membuka keunggulan Norwegia di menit 36. Namun, kehadiran Bellingham sebagai pengubah takdir memastikan Inggris tetap bertahan di jalur juara. Kritik Tuchel terhadap ketidakmampuan tim menciptakan peluang lebih efisien di depan gawang memicu reaksi keras dari pemain berusia 21 tahun itu, yang menilai bahwa tantangan fisik dan teknis dari pemain Norwegia—terutama Haaland dan Nusa—sulit diabaikan.

Sementara itu, Kane tidak mengambil sikap mendukung salah satu pihak, tetapi memilih mempertahankan harmoni tim. Ia menyatakan bahwa setiap keputusan pelatih berasal dari keinginan terbaik untuk tim, sementara semangat para pemain juga lahir dari pengalaman lapangan yang tak bisa diukur dari bangku cadangan.

Inggris kini bersiap menghadapi lawan semifinal yang belum diketahui, sementara konflik kecil antara Tuchel dan Bellingham menjadi sorotan media—meski semua pihak sepakat bahwa fokus utama tetap pada perjalanan menuju gelar juara.

Previous articleIbu Santri Korban Pembakaran di Lombok Menangis di DPR Demi Keadilan
Next articleAymeric Laporte Tegaskan Tak Menyesal Pilih Spanyol, Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026