Sumbawanews.com,- Sprint race MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen berakhir dengan kekecewaan bagi Jorge Martin. Pembalap Aprilia Racing itu awalnya sempat mengancam dominasi rekan setimnya, Marco Bezzecchi, di puncak klasemen setelah memimpin balapan sejak awal. Namun, strategi dan ketahanan balapnya runtuh di tengah balapan, memungkinkan Bezzecchi menyusul dan melewati posisinya.
Martin yang start dari pole position langsung mengambil alih pimpinan saat garis start dibuka. Ia mempertahankan posisi terdepan hingga lap ke-10, seolah siap memangkas selisih poin yang kala itu hanya satu angka dari Bezzecchi. Namun, di lap ke-11, Bezzecchi mulai menekan dan memanfaatkan keunggulan aerodinamis motor RS-GP26 di tikungan tajam Assen. Dua lap kemudian, Bezzecchi berhasil menyalip Martin di tikungan 7, dan langsung memperlebar jarak.
Martin sempat berusaha mempertahankan posisi keempat setelah disalip, namun tekanan dari Francesco Bagnaia yang berada di belakangnya membuatnya kehilangan ritme. Ia akhirnya finis di posisi kelima, sementara Bezzecchi mengamankan posisi keempat. Hasil ini membuat selisih poin antara keduanya melebar dari satu menjadi sembilan angka—177 untuk Bezzecchi dan 168 untuk Martin.
Raul Fernandez dan Ai Ogura dari tim Trackhouse Aprilia mencatatkan sejarah dengan finis 1-2, memperkuat dominasi Aprilia di balapan sprint. Sementara itu, Bagnaia yang finis ketujuh tetap mempertahankan posisinya di puncak klasemen umum, meski gagal mengejar podium.
Dengan hasil ini, harapan Martin untuk mengejar gelar juara dunia 2026 semakin sulit. Sementara Bezzecchi, yang sebelumnya dianggap sebagai pendukung, kini tampil sebagai penantang serius di balapan utama Minggu mendatang.















