Sumbawanews.com,- Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, menyampaikan pesan emosional kepada Jordy Wehrmann setelah pemain tersebut mengalami cedera bahu saat membela Indonesia All Star dalam laga eksebisi melawan Aston Villa pada Senin, 3 Agustus 2026. Cedera yang terjadi di pertengahan babak pertama membuat Wehrmann dilarikan ke rumah sakit dan harus menjalani proses pemulihan. Meski demikian, Qosasi menegaskan bahwa semangat Wehrmann untuk memperkuat Timnas Indonesia tetap menjadi prioritas utama.
Wehrmann, yang memiliki garis keturunan Indonesia melalui neneknya yang berasal dari Semarang, diketahui sangat fasih berbahasa Indonesia dan rutin hadir mendukung timnya di stadion. Sebelum cedera, ia sempat bertanya kepada Qosasi dengan penuh keraguan: “Pak, saya kan belum Indonesia, apakah saya sudah dianggap sebagai Indonesia?” — pertanyaan yang membuat Qosasi terharu melihat wajahnya yang sumringah dan penuh harap. Kini, Qosasi telah mengirimkan seluruh dokumen naturalisasi Wehrmann kepada PSSI dan berdoa agar prosesnya segera diproses. “Saya hanya bisa berdoa agar dokumen yang saya kirim, dan WA saya kepada Ketua Umum PSSI, dapat segera direspon,” ujarnya.
Dalam unggahan foto di media sosial, Qosasi menulis: “Get Well Soon Jordy.. Semangatmu jadi Indonesia jangan padam..” — pesan yang langsung dibalas Wehrmann dengan singkat: “Terima kasih pak.” Pemain yang pernah bermain bersama Kevin Diks, Maarten Paes, dan Calvin Verdonk ini sebelumnya membantah kabar bahwa ia menolak tawaran Timnas Indonesia. “Tidak, saya tidak pernah menolak Timnas Indonesia. Saya mau,” tegasnya dalam podcast Sport77 Official. Ia berharap bisa terus meningkatkan performa dan suatu hari nanti dipanggil ke tim nasional untuk tampil di panggung yang lebih besar.
Laga Indonesia All Star vs Aston Villa berakhir dengan skor 1-3 untuk tim tamu, namun momen paling menggugah bukanlah gol atau statistik, melainkan dedikasi seorang pemain yang ingin membela tanah leluhurnya — meski harus membayar harga dengan cedera. Di tengah persiapan Timnas Indonesia menghadapi Vietnam di Piala AFF 2026, kehadiran Wehrmann sebagai calon naturalisasi menjadi simbol harapan akan keberagaman dan semangat kebangsaan dalam sepak bola.















