Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akan menghadapi ujian pertama dalam turnamen resmi saat memimpin Garuda di Piala AFF 2026, yang digelar mulai 27 Juli 2026 di Stadion Pakansari, Bogor. Turnamen ini menjadi momen krusial bagi Herdman untuk membuktikan arah perubahan tim setelah ditunjuk pada Januari lalu, dengan target jangka panjang menuju Piala Dunia. Lima tantangan besar menanti, mulai dari debut di kompetisi berat hingga mengalahkan juara bertahan Vietnam.
Pertandingan pembuka melawan Kamboja menjadi ujian awal atmosfer turnamen yang penuh tekanan, di mana ekspektasi publik dan tuntutan hasil instan menghantui setiap keputusan Herdman. Di grup yang sama, Indonesia juga akan berhadapan dengan Timor Leste, Vietnam, dan Singapura—semua tim yang kini semakin solid. Vietnam, sebagai juara bertahan, menjadi lawan paling menakutkan setelah menambah tiga naturalisasi dari Brasil dan memperkuat lini tengah serta serangan. Herdman sendiri secara terbuka mengakui kekuatan mereka, menyebutnya sebagai tantangan utama dalam perburuan gelar.
Selain Vietnam, persaingan di Asia Tenggara kini jauh lebih ketat. Kamboja yang dibimbing pelatih Jepang Koji Gyotoku, Singapura dengan Gavin Lee, dan negara-negara lain yang aktif merekrut pemain diaspora, membuat tak ada lagi lawan yang bisa dianggap remeh. Setiap laga menjadi pertarungan strategis, bukan sekadar soal kualitas individu.
Tantangan paling berat justru terletak pada sejarah: mengakhiri puasa gelar selama tiga dekade. Timnas Indonesia belum menjuarai Piala AFF sejak 2020, dan bahkan sejak 2000 belum pernah meraih trofi. Herdman tidak hanya diminta membangun tim yang kompak, tetapi juga mengubah mentalitas tim yang selama ini kerap menjadi runner-up. Ini bukan sekadar soal taktik, tapi transformasi budaya sepak bola nasional.
Sementara itu, kehadiran pemain kunci seperti Justin Hubner masih menunggu persetujuan dari klub Fortuna Sittard, dan kapten tim masih belum diumumkan resmi—meski Rizky Ridho dan Jay Idzes menjadi kandidat kuat. Dengan semua tekanan ini, Piala AFF 2026 bukan hanya ajang olahraga, tapi ujian nyata kepemimpinan Herdman di panggung sepak bola Asia Tenggara.















