Home Berita Olah Raga Jesus Berani Tepikan Ronaldo, Demi Masa Depan Timnas Portugal

Jesus Berani Tepikan Ronaldo, Demi Masa Depan Timnas Portugal

Sumbawanews.com,- Mantan Presiden Benfica, Luis Filipe Vieira, memprediksi bahwa pelatih baru Timnas Portugal, Jorge Jesus, akan berani menurunkan Cristiano Ronaldo sebagai pemain cadangan demi kepentingan tim, meski keduanya pernah bekerja sama di Al Nassr. Keputusan ini diprediksi Vieira akan diambil setelah Piala Dunia 2026, di mana Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun, dinilai performanya mulai menurun meski tetap menjadi starter di semua enam laga Portugal dan mencatat rekor sebagai pemain pertama yang tampil di enam edisi Piala Dunia.

Vieira, yang mengenal langsung gaya kerja Jesus selama masa kepelatihannya di Benfica antara 2009–2015 dan 2020–2021, menilai Jesus sebagai sosok yang sangat profesional dan tak akan membiarkan hubungan pribadi mengalahkan keputusan taktis. Ia meyakini bahwa kedekatan Jesus dengan Ronaldo justru membuat sang pelatih lebih berani mengambil keputusan sulit—termasuk menepikan legenda sepak bola itu jika dinilai tak lagi optimal di lapangan. “Dia tahu bagaimana mengelola situasi itu. Dia punya hubungan hebat dengan Ronaldo, tentu saja, tapi dia akan memilih berdasarkan performa di lapangan,” ujar Vieira, seperti dikutip dari Marca.

Perubahan kepelatihan Timnas Portugal dari Roberto Martinez ke Jorge Jesus terjadi setelah Portugal tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah 0–1 dari Spanyol. Meski Ronaldo mencatat dua gol dalam enam penampilannya, kritik terhadap usianya yang tak lagi mendukung intensitas permainan modern semakin menguat. Vieira menambahkan bahwa Ronaldo sendiri sudah menyadari bahwa masa depannya di tim nasional perlu dikelola secara realistis—kadang bermain, kadang istirahat—sebagai bagian dari transisi alami karier legenda itu.

Dengan Jesus yang dikenal tegas dalam manajemen tim dan strategi pertahanan, banyak pihak memperkirakan peran Ronaldo akan berubah dari ujung tombak menjadi pemain pengganti strategis, bukan lagi pilihan utama. Keputusan ini bukan soal mengabaikan kontribusi Ronaldo, tapi soal membangun masa depan Timnas Portugal yang berkelanjutan.

Previous articleTimnas Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1, Erick Thohir Puji Hattrick Mitchell Baker
Next articleJustin Hubner Putuskan Bertahan di Eropa, Tolak Tawaran Garudayaksa