Home Berita Nasional Jember Masuk Peta Global, Delegasi China Datang untuk Kolaborasi

Jember Masuk Peta Global, Delegasi China Datang untuk Kolaborasi

Sumbawanews.com,- Akademisi Universitas Brawijaya, Irfan Kharisma Putra, menyambut hangat pertemuan antara Bupati Jember Muhammad Fawait dengan delegasi Republik Rakyat China di Pendapa Wahyawibawagraha. Menurutnya, kedatangan perwakilan China bukan sekadar kunjungan diplomatik biasa, melainkan bukti nyata bahwa Jember mulai dikenal sebagai kawasan strategis dengan potensi ekonomi, pertanian modern, industri kreatif, dan sumber daya manusia yang siap bersaing di kancah global.

“Tidak semua daerah mampu menarik perhatian dunia untuk datang melihat potensinya secara langsung,” ujar Irfan dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2026). “Jember kini bukan lagi sekadar kota tembakau atau kota pendidikan. Ia hadir sebagai mitra yang punya nilai, punya visi, dan siap tumbuh bersama.”

Irfan menilai, keberhasilan Bupati Fawait terletak pada kemampuannya menyampaikan potensi daerah tanpa jejak inferioritas. Dalam pertemuan itu, gestur tubuh, tatapan tajam, dan jabat tangan yang percaya diri menjadi simbol kuat bahwa Jember tidak datang meminta bantuan, tetapi menawarkan kolaborasi setara.

“Dalam komunikasi bilateral modern, bahasa tubuh lebih berbicara daripada pidato. Gus Fawait tidak hanya menjelaskan data, ia menyampaikan keyakinan,” lanjutnya. “Ia menunjukkan bahwa Jember adalah mitra yang bisa dipercaya, bukan pihak yang bergantung.”

Pertemuan ini juga menjadi langkah awal menuju kesepakatan *sister city* dengan Jinhua, Tiongkok—sebuah langkah strategis yang diharapkan membuka pintu investasi, pertukaran teknologi, dan kerja sama pendidikan. Irfan menekankan, hubungan internasional bukan sekadar soal angka atau statistik, tapi tentang kepercayaan, saling menghormati, dan keberanian memimpin.

“Investor tidak hanya melihat infrastruktur atau sumber daya. Mereka melihat kepemimpinan. Dan di Jember, kepemimpinan itu kini hadir dengan energi baru: cepat, responsif, berani mengambil risiko, dan berorientasi pada hasil,” tutup Irfan.

Dengan langkah ini, Jember tidak lagi hanya menjadi kabupaten di ujung timur Jawa Timur. Ia berubah menjadi titik strategis dalam peta kerja sama internasional Indonesia—dipandang bukan sebagai daerah pinggiran, tapi sebagai mitra yang layak diperhitungkan.

Previous article1.400 Personel Amankan Laga Timnas Indonesia vs Oman di GBK
Next articleMomentum Rakernas, ADVOKAI dan Pemprov NTB Bersinergi Cetak Seribu Paralegal untuk Indonesia
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.