Home Berita Internasional Jejak Trump Terungkap di Balik Protes Berbulan-bulan di Albania

Jejak Trump Terungkap di Balik Protes Berbulan-bulan di Albania

Sumbawanews.com,- Demonstrasi besar-besaran di ibu kota Albania, Tirana, memasuki malam ke-36 berturut-turut pada Minggu, 5 Juli 2026, dengan ribuan warga menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Edi Rama, pembentukan pemerintahan sementara, reformasi konstitusi, dan pemberantasan korupsi. Aksi yang bermula dari protes terhadap rencana pembangunan resor mewah di kawasan pesisir yang dikaitkan dengan menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner, kini telah berkembang menjadi gerakan nasional melawan pemerintah. Para pengunjuk rasa meneriakkan “Albania Baru” dan “Edi Rama, mundur”, sambil merobohkan patung setengah badan Rama sebagai simbol penolakan terhadap kekuasaannya. Demonstran juga membawa balon flamingo merah muda dan kue semen sebagai sindiran terhadap proyek pembangunan yang dianggap merusak lingkungan, sehingga aksi ini dijuluki “Revolusi Flamingo Merah Muda”. Pada Sabtu, 4 Juli, massa bergerak ke kantor polisi untuk menuntut pembebasan para penangkap protes sebelumnya, memecahkan jendela dan menghadapi serangan meriam air dari aparat.

Tidak ada informasi lebih lanjut tentang peran langsung Donald Trump dalam aksi ini, namun nama keluarganya menjadi simbol sentral dalam narasi protes.

Previous articleInggris Kalahkan Meksiko 3-2, Melangkah ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Next articleInggris Kalahkan Meksiko 3-2 di Stadion Azteca, Lolos ke Perempat Final