Sumbawanews.com,- Fitur pengisian daya nirkabel pada ponsel modern berpotensi menghasilkan panas berlebih jika casing yang digunakan tidak tepat. Penggunaan casing tebal, berbahan logam, atau dilengkapi aksesori seperti PopSockets dapat menghambat transfer energi dan memicu penumpukan panas hingga merusak perekat belakang perangkat. Teknologi pengisian nirkabel, yang pertama diperkenalkan Palm Pre pada 2009 dan dipopulerkan Nokia Lumia 920 pada 2012, kini telah berkembang dengan standar Qi2 dan MagSafe yang mendukung kecepatan hingga 25W. Untuk hasil optimal, disarankan memilih casing berbahan tipis seperti Thermoplastic Polyurethane (TPU) atau yang telah dirancang khusus dengan cincin magnet kompatibel Qi2, terutama untuk ponsel flagship seperti Samsung Galaxy S26 Ultra. Rekomendasi terbaik tetap berdasarkan ulasan pengguna nyata, bukan hanya klaim spesifikasi di toko daring.
Jangan Asal Pilih Casing, Ini yang Bikin Charging Nirkabel Optimal
Baca Juga:















