Home Berita Nasional Jalan Rusak 3 Kilometer di Humbang Hasundutan Diperbaiki Pakai Dana TKD Tambahan

Jalan Rusak 3 Kilometer di Humbang Hasundutan Diperbaiki Pakai Dana TKD Tambahan

Sumbawanews.com,- Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan resmi memulai rekonstruksi ruas jalan Parbotihan–Pulo Godang–Temba yang rusak parah akibat bencana hidrometeorologi akhir 2025. Sepanjang 3 kilometer dari total 18,5 kilometer ruas yang terdampak, akan diperbaiki dengan alokasi anggaran Rp 23,78 miliar dari Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan Tahun Anggaran 2026.

Pemulihan infrastruktur ini menjadi prioritas utama pasca-bencana, mengingat jalan tersebut merupakan urat nadi ekonomi dan sosial bagi masyarakat di Kecamatan Pakkat. Ruas ini menghubungkan desa-desa produktif pertanian dengan pasar utama, puskesmas, sekolah, hingga destinasi wisata Seribu Gua. Kerusakan mencakup longsor sepanjang 937 meter, jalan retak dan ambles seluas 2 kilometer, serta jembatan yang ambruk sepanjang 31 meter.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang setempat menjelaskan, upaya sebelumnya hanya bersifat darurat—mengandalkan penahan tanah dan material sirtu dari sekitar lokasi. Kini, dengan dukungan TKD Tambahan yang diatur dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.3/1084/SJ, pemerintah daerah dapat melangkah ke tahap permanen. Proses pengadaan sudah berjalan, dengan sebagian paket menggunakan mekanisme pengadaan langsung, sementara dua paket lainnya sedang dalam tahap pengunggahan dokumen melalui sistem e-Katalog Mini Competition.

Kabid Bina Marga Tulus Sipahutar menargetkan seluruh kontrak pekerjaan selesai pada Juli 2026, dengan serapan anggaran minimal 85 persen pada Oktober mendatang. Sementara itu, akses sementara bagi warga masih dilayani melalui jembatan Bailey yang dipasang darurat.

Dalam asistensi bersama Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri pada 1 Juli 2026, Kasubdit Wilayah I Fernando H. Siagian menegaskan bahwa dana TKD Tambahan harus digunakan secara ketat di wilayah yang terdampak bencana. “Jangan sampai bantuan dari Kecamatan A justru mengalir ke Kecamatan B,” tegasnya.

Pemulihan jalan ini bukan sekadar perbaikan fisik—tapi upaya strategis untuk membangkitkan roda ekonomi, memastikan distribusi hasil pertanian lancar, serta menjamin akses pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat terpencil. Dengan infrastruktur yang pulih, Humbang Hasundutan berharap bisa kembali menjadi gerbang utama konektivitas antara Tapanuli Tengah dan wilayah utara Sumatera Utara.

Previous articlePersib Bandung Resmi Ikat Sandy Walsh Hingga 2029, Targetkan Investasi Jangka Panjang
Next articleArgentina Hadapi Debutan Tanjung Verde di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026