Home Berita Internasional Iran Pulihkan Akses Bunker Rudal Setelah Serangan AS-Israel

Iran Pulihkan Akses Bunker Rudal Setelah Serangan AS-Israel

Sumbawanews.com,- Teheran — Iran telah memulihkan 50 dari 69 pintu akses terowongan bawah tanah di 18 pangkalan strategis yang sebelumnya rusak akibat serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel. Pembersihan puing-puing dan pemulihan infrastruktur dilakukan secara intensif sejak gencatan senjata berlaku pada April 2026, menurut analisis citra satelit yang dirilis CNN pada 31 Mei 2026.

Serangan besar-besaran yang dilancarkan pada 28 Februari lalu menargetkan jalan masuk dan pintu terowongan bunker rudal, dengan tujuan memutus akses ke fasilitas militer bawah tanah yang diyakini menyimpan senjata strategis. Namun, upaya Iran untuk membangun kembali sistem pertahanannya berjalan cepat dan terorganisir. Citra satelit menunjukkan aktivitas massal di lokasi-lokasi yang terdampak, dengan peralatan berat seperti buldoser dan truk pengangkut bekerja siang-malam untuk membersihkan reruntuhan dan memperbaiki struktur terowongan.

Gencatan senjata dua pekan yang diumumkan pada 7 April, menyusul serangan balasan Iran yang merusak drone dan pangkalan AS di Kuwait, memberi ruang bagi Teheran untuk memulihkan kapasitas militernya. Meski perundingan damai di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan, dan AS kemudian memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, pemerintah Washington memperpanjang jeda permusuhan atas permintaan Presiden Donald Trump, yang menilai Iran perlu waktu untuk menyusun proposal perdamaian.

Namun, tindakan pemulihan Iran justru menunjukkan keteguhan strategis. Dengan puluhan pintu akses yang kini kembali berfungsi, kemampuan Iran untuk memindahkan, menyimpan, dan meluncurkan rudal dari bawah tanah — yang menjadi inti dari strategi pertahanan berkelanjutan — telah dipulihkan. Ini bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan sinyal kuat bahwa Teheran tidak terintimidasi oleh serangan luar, dan siap mempertahankan deterensi militernya di tengah tekanan geopolitik yang semakin ketat.

Dari sisi teknis, pemulihan ini menunjukkan ketahanan infrastruktur militer Iran yang dirancang untuk bertahan dan pulih dari serangan. Fasilitas bawah tanah yang tersebar di berbagai wilayah, dilengkapi sistem ventilasi, komunikasi, dan jalur evakuasi, menjadi tulang punggung kekuatan strategis negara itu. Kembalinya akses ke 50 pintu berarti sebagian besar sistem rudal strategis kini siap beroperasi kembali — sebuah fakta yang tidak bisa diabaikan oleh para pengamat keamanan internasional.

Previous articleJenazah Ryamizard Ryacudu Diberangkatkan ke TMP Kalibata
Next articleRyamizard, Sang Perwira yang Tegas dan Humanis
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik