Home Berita Nasional Iran Longgarkan Biaya Lintas Selat Hormuz Selama 60 Hari

Iran Longgarkan Biaya Lintas Selat Hormuz Selama 60 Hari

Sumbawanews.com,- Dalam langkah strategis untuk mendorong arus perdagangan global, Iran mengumumkan pembebasan biaya lintas bagi semua kapal komersial dan tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz selama 60 hari ke depan. Keputusan ini diambil oleh Dewan Tertinggi Keamanan Nasional Iran (SNSC) berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Islamabad, dan berlaku mulai Kamis, 18 Juni 2026.

Pemerintah Iran akan menanggung seluruh biaya operasional yang sebelumnya dikenakan kepada kapal-kapal asing, termasuk biaya pemanduan, pengawasan, dan administrasi pelabuhan. Otoritas Jalur Perairan Teluk Persia (PGSA) telah diperintahkan untuk mempercepat proses penerbitan izin lintas, dengan prioritas tinggi bagi kapal-kapal yang memenuhi syarat keselamatan.

Langkah ini bukan sekadar insentif ekonomi, tetapi juga respons terhadap risiko keamanan yang semakin meningkat di jalur strategis yang menjadi arteri 20% perdagangan minyak dunia. SNSC menekankan bahwa semua kapal wajib mengikuti rute dan jadwal yang ditentukan untuk mencegah kecelakaan laut dan memastikan stabilitas navigasi. Pembersihan ranjau laut dan peningkatan sistem pemantauan juga akan dilakukan sesuai ketentuan Pasal Kelima MoU Islamabad.

Dengan kebijakan ini, Iran berharap dapat menarik lebih banyak kapal untuk menggunakan Selat Hormuz sebagai rute utama, sekaligus menunjukkan komitmennya terhadap keamanan maritim internasional. Pengumuman teknis rinci mengenai prosedur pelayaran, jam operasional, dan koordinasi dengan kapal-kapal asing akan segera dirilis oleh PGSA.

Kebijakan ini datang di tengah tekanan geopolitik yang memperuncing ketegangan di kawasan, sekaligus menjadi sinyal bahwa Teheran masih terbuka terhadap diplomasi ekonomi meskipun hubungan dengan Barat tetap membeku. Para analis memperkirakan, langkah ini bisa memicu peningkatan volume lalu lintas kapal hingga 15-20% dalam beberapa minggu mendatang, terutama dari negara-negara yang sebelumnya menghindari rute ini akibat biaya dan risiko keamanan.

Previous articleKPK Usul Anggaran Rp 989 Miliar untuk Perkuat Pemberantasan Korupsi
Next articleCanada Gagal Awasi Kapal Selam Titan yang Membawa Bencana
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.