Home Berita Olah Raga Inggris Tersandung, Kane Ajak Tim Tetap Tenang

Inggris Tersandung, Kane Ajak Tim Tetap Tenang

Sumbawanews.com,- Jakarta – Timnas Inggris gagal meraih kemenangan dalam laga kedua Grup L Piala Dunia 2026, ditahan imbang 0-0 oleh Ghana di stadion yang penuh sesak. Hasil ini menghentikan tren kemenangan mereka setelah sebelumnya menang telak 4-2 atas Kroasia. Meski demikian, kapten tim Harry Kane menegaskan bahwa tim masih berada di jalur yang tepat dan tidak perlu panik atas hasil seri ini.

Dengan empat poin dari dua pertandingan, Inggris dan Ghana sama-sama memimpin klasemen Grup L, sementara Kroasia tertinggal satu poin di posisi ketiga. Panama, yang belum meraih angka, dipastikan tersingkir. Laga penentu grup antara Inggris melawan Panama dan Ghana melawan Kroasia akan menjadi sorotan utama, dengan peluang lolos ke fase gugur masih terbuka lebar bagi tiga tim pertama.

Kane, yang kini bermain untuk Bayern Munich, mengakui bahwa tim kesulitan menembus pertahanan Ghana yang disiplin dan sering gagal memanfaatkan peluang emas. Namun, ia menekankan bahwa fase grup bukanlah momen untuk mengejar kesempurnaan, melainkan waktu untuk menemukan ritme, membangun kekompakan, dan menyesuaikan diri dengan tekanan turnamen dunia.

“Turnamen ini punya dua babak: grup dan gugur. Yang paling penting di babak pertama adalah lolos, menemukan kepercayaan diri, dan memahami dinamika tim di level tertinggi. Kami sudah menyelesaikan sebagian besar misi itu,” ujar Kane dalam sesi pasca-laga.

Ia juga menyerukan dukungan yang tenang dari para suporter. “Kami tahu ada yang khawatir, tapi jangan biarkan hasil ini mengaburkan gambaran besar. Kami masih di puncak, dan kami punya waktu untuk memperbaiki diri sebelum yang sesungguhnya dimulai.”

Pelatih Gareth Southgate, yang tetap mempertahankan formasi 4-3-3, tampak puas dengan disiplin bertahan tim meski mengakui kurangnya kecemerlangan di lini depan. Marcus Rashford dan Bukayo Saka, yang menjadi andalan serangan, terlihat kesulitan menembus blok pertahanan Ghana yang bermain dengan intensitas tinggi sejak menit awal.

Kane sendiri, yang kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Inggris, gagal mencetak gol untuk pertama kalinya dalam tiga laga terakhir. Namun, perannya sebagai pengatur serangan dan penarik perhatian lawan tetap krusial. Dua assist-nya dalam laga pembuka melawan Kroasia menjadi bukti bahwa kontribusinya melampaui angka di papan skor.

Dengan kemenangan atas Panama di laga terakhir grup yang diprediksi mudah, Inggris hampir pasti lolos sebagai juara grup. Sementara itu, pertandingan antara Ghana dan Kroasia akan menjadi duel hidup-mati untuk menentukan runner-up. Jika Ghana menang, mereka akan lolos langsung; jika imbang atau kalah, Kroasia bisa saja menyusul.

Kane menutup pernyataannya dengan nada optimis: “Kami tidak takut pada tantangan. Kami tahu apa yang harus dilakukan. Sekarang, mari kita fokus pada satu pertandingan lagi — dan biarkan sepak bola bicara.”

Laga terakhir Grup L antara Inggris vs Panama akan berlangsung pada 28 Juni 2026 pukul 04.00 WIB di Stadion MetLife, New Jersey.

Previous articleParaguay vs Australia: Duel Hidup-Mati untuk Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Next articleMarc Cucurella Dorong Enzo Fernandez Bergabung ke Real Madrid