Sumbawanews.com,- Inggris dikalahkan 1-2 oleh Argentina dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, AS, pada Kamis dini hari WIB. Kekalahan ini menghentikan ambisi Tim Three Lions untuk melangkah ke final, setelah Anthony Gordon membawa Inggris unggul 1-0 lewat gol sundulan di menit ke-55. Argentina membalikkan keadaan dalam lima menit terakhir, dengan Enzo Fernández menyamakan kedudukan lewat tembakan keras dari luar kotak penalti, diikuti sundulan Lautaro Martínez di injury time yang menjadi gol penentu.
Manajer Inggris, Thomas Tuchel, memilih menerapkan formasi lima bek setelah unggul, dengan menarik Anthony Gordon dan memasukkan Ezri Konsa pada menit ke-72. Taktik ini bertujuan menutup celah di lini belakang yang sering dieksploitasi Argentina, terutama melalui umpan silang dan dominasi udara. Namun, strategi itu justru membuat Inggris kehilangan inisiatif serangan, membiarkan Argentina menguasai tempo permainan dan akhirnya memanfaatkan dua peluang emas untuk menang.
Tuchel mengakui tanggung jawab penuh atas kegagalan taktisnya. “Ini semua adalah tanggung jawab pelatih. Ketika segalanya gagal, sangat mudah untuk disalahkan,” ujarnya dilansir dari BBC. Ia menjelaskan bahwa keputusan memakai lima bek diambil karena Argentina mampu menemukan ruang kosong di belakang dan unggul dalam duel udara, sehingga timnya perlu lebih kuat di zona pertahanan.
Kekalahan ini mengakhiri perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026, sementara Argentina melangkah ke final untuk menghadapi Spanyol pada 20 Juli mendatang.















