Sumbawanews.com,- Jakarta – Indonesia resmi menjadi tuan rumah Asian Minifootball Championship (AMNC) 2026, ajang kualifikasi resmi menuju Piala Dunia Minifootball 2027. Turnamen yang dibuka secara resmi di Stadion ASIOP, Jakarta, pada Minggu (13/9/2026), diikuti oleh 10 negara Asia dan menandai babak baru perkembangan minifootball di kawasan ini. Pembukaan ditandai dengan upacara resmi yang dihadiri oleh Ketua Umum FMSI dan Presiden Asian Minifootball Confederation Eric Tuapattinaya, Presiden World Minifootball Filip Juda, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Drs. Andri Yuansyah, M.H., yang bersama-sama melakukan tendangan simbolis sebagai tanda dimulainya kompetisi.
Dalam sambutannya, Eric Tuapattinaya menekankan bahwa AMNC 2026 bukan sekadar turnamen, melainkan momen historis yang mengukuhkan minifootball sebagai kekuatan olahraga baru di Asia. “Hari ini bukan cuma membuka sebuah penyelenggaraan, tapi membuka lembaran baru bagi minifootball. Dengan setiap negara membawa bahasa dan kultur berbeda, namun mampu melebur menjadi satu kekuatan besar baru di dunia,” ujarnya. Filip Juda pun mengingatkan perjalanan panjang sejak 2014, ketika konsep ini pertama kali dibahas, hingga kini menjadi kenyataan di panggung internasional.
Opening ceremony turut mempersembahkan kekayaan budaya Indonesia melalui penampilan tari kontemporer dari Inacrew, di mana 16 penari mengenakan kain tradisional dari berbagai daerah, menciptakan simbol persatuan dalam keberagaman. Pemerintah DKI Jakarta juga menegaskan komitmen penuhnya terhadap penyelenggaraan event internasional. “Pemerintah DKI Jakarta tentunya akan selalu memberikan dukungan penuh kepada setiap penyelenggaraan event internasional yang berlangsung. Ini bukan hanya demi kepentingan dunia olahraga, tetapi juga pariwisata Indonesia khususnya DKI Jakarta,” kata Andri Yuansyah.
AMNC 2026 menjadi ajang pertama yang diselenggarakan di Indonesia setelah edisi perdana tahun lalu di Thailand dan Taiwan. Dengan Jakarta sebagai pusatnya, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang pencarian juara Asia, tetapi juga platform bagi Indonesia untuk menunjukkan kemampuannya sebagai tuan rumah event olahraga bertaraf global. Para pemain dari 10 negara kini bersaing di Stadion ASIOP, membawa ambisi untuk meraih tiket ke Piala Dunia 2027, sekaligus memperkuat jejak minifootball Asia di peta olahraga dunia.















